PARADAPOS.COM - Terang benderang, Egi disebut kepala geng motor di Cirebon.
Hal ini diungkapkan Anggy Umbara Sutradara Film Vina: Sebelum 7 Hari di podcast RJL 5 - Fajar Aditya yang diunggah pada Sabtu (18/5/2024) lalu di YouTube.
Anggy mengatakan hal ini berdasarkan riset keterangan dari keluarga korban.
Mulanya, Anggy menceritakan kronologi kasus Vina ini mulai dari Vina disebut kecelakaan hingga Linda sahabat Vina kerasukan. Rekaman Linda kerasukan ini pun menjadi viral di jagat maya.
Saat Linda kerasukan, nama Egi disebut-sebut sebagai pelaku utama atau otak dari kasus ini.
“Di video kesurupan itu kan disebut satu nama. Ada Egi. Egi belum ketangkap. Egi itu siapa?,” kata penanya.
“Ya kalau menurut almarhumah Vina yang masuk ke tubuh Linda sih dia anaknya polisi. Katanya sih. Anak polisi diulang berkali-kali. Dan dia kayak kepala geng motornya lah di sana. Dan otak pelakunya dia,” ujar Anggy.
“Jadi sebelum itu, orang-orang, reputasi dia itu udah tahu. Orang tahu si Egi tuh gini gitu. {Egi) geng motor. Dia kenal jadi temennya Vina juga,” sambungnya.
Seperti diketahui, Vina merupakan korban pembunuhan yang dilakukan 11 pelaku di Cirebon pada 2016 silam.
Dari 11 pelaku itu 8 di antaranya telah mendapatkan hukuman. Sedangkan, 3 lainnya masih dalam pencarian.
Vina dan kekasihnya—Eky—dibunuh disebut-sebut karena salah satu pelaku menyukai Vina dan Vina menolaknya.
Mulanya, kasus Vina ini disebut sebagai kecelakaan. Namun, akhirnya kasus ini terkuak menjadi kasus pembunuhan.
Kasus ini pun kembali diungkit ke publik karena kisahnya difilmkan dalam film berjudul Vina: Sebelum 7 Hari.
Terbaru, pada Selasa (21/5/2024) Polda Jabar berhasil menangkap satu DPO yang bernama Pegi alias Perong di Bandung
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Jokowi Akan Kunjungi Lampung, NTT, dan Jawa Barat dalam Waktu Dekat
Anak Bupati di Riau Positif Narkoba Usai Razia, BNN Sebut karena Hirup Asap Ganja di Toilet
Pimpinan Ponpes di Pekalongan Ditangkap karena Diduga Cabuli Puluhan Santriwati sejak 2008
Razman Klaim Kasus Ijazah Palsu Jokowi Segera P21, Roy Suryo Tantang dan Sebut Bukan Akhir Proses Hukum