paradapos.com - Debat perdana Capres di KPU RI menghadirkan momen menarik ketika Capres nomor urut 1 Anies Baswedan ditanya oleh Ganjar Pranowo terkait Isu Ibu Kota Negara (IKN).
Dalam jawabannya, Anies menggambarkan negara hukum yang dinilainya kurang melibatkan proses publik secara menyeluruh, menciptakan ketidaksetujuan dalam masyarakat.
Dikutip dari Instagram @kumparancom, Anies Baswedan menyampaikan pendapatnya terkait IKN dengan tegas.
Baca Juga: Trik Cinta 4 Cara Meluluhkan Hati Cowok Cuek
Ia menyatakan, "Inilah salah satu contoh produk hukum yang tidak melewati proses publik yang lengkap."
Anies menyoroti bahwa dialog terkait IKN terjadi setelah menjadi undang-undang, membuat suara kritis dianggap sebagai oposisi, dan yang mendukung dianggap sebagai pro pemerintah.
Anies menjelaskan bahwa proses pembahasan komprehensif memberikan ruang kepada publik untuk berpartisipasi dan membahas sebuah peraturan sebelum ditetapkan.
Artikel Terkait
Oknum Aparat Minta Maaf ke Penjual Es Kue Bogor: Kronologi Lengkap & Bantuan Hotman Paris
Felix Siauw Kritik Prabowo Dukung Board of Peace: Kezaliman dan Penjajahan Gaya Baru
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Jaya Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Fakta Terbaru
Kisah Pilu Sudrajat: Rumah Ambrol & 3 Anak Putus Sekolah di Bogor, Begini Kondisinya