PARADAPOS.COM - Pro dan kontra kebijakan efisiensi anggaran menjadi aspirasi yang disuarakan mahasiswa saat berunjuk rasa di kawasan Patung Arjuna Wiwaha atau Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 17 Februari 2025.
Massa dari berbagai kampus ini menyuarakan penolakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintahan Prabowo-Gibran. Sebab mereka menilai efisiensi di hampir seluruh kementerian/lembaga akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Mahasiswa juga menyindir ketidaktepatan efisiensi anggaran dengan kasus di masyarakat yang mereka dapati, yaitu maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Siang makan gratis, tapi malamnya enggak makan karena orang tuanya di PHK," ujar salah seorang orator menggunakan almamater Universitas Indonesia (UI).
Beberapa poster yang menolak adanya efisiensi anggaran juga tampak menjadi fokus aksi yang bertajuk "Indonesia Gelap" hari ini.
Beberapa di antaranya poster bertuliskan "Efisiensi kok pendidikan? Makan noh mobil Mercy", dan "Kenyang kagak, bego iyak".
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Rupiah Melemah ke Rp17.604 per Dolar AS di Tengah Klaim Utang Aman dan Intervensi Agresif BI
Harta Gibran Naik Rp395 Juta, Didominasi Tanah dan Bangunan Senilai Rp17,4 Miliar
Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 per Dolar AS Akhir Mei 2026, Tertekan Geopolitik dan Lonjakan Impor Energi
Petani di Limapuluh Kota Selamat Setelah 10 Hari Tersesat di Hutan, Akui Temui Penari Misterius