Selanjutnya, Fickar mendorong Ahok segera menyerahkan bukti yang ia miliki ke Kejaksaan Agung (Kejagung), berkenaan dengan kasus ini.
"Ya kalau punya bukti-bukti kuat, Ahok wajib melaporkannya kepada penegak hukum supaya diberantas itu oknum-oknum koruptor," tandasnya.
Sebelumnya, Eks Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam YouTube Narasi sempat membeberkan bila ada 'tangan berkuasa' yang ikut bermain dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) 2018–2023.
"Ini ada tangan yang berkuasa ikut main menurut saya gitu lho, di republik ini. Ini bisa jadi lebar ke mana-mana kasusnya kalau dibongkar. Saya senang banget ini," tegas Ahok dikutip Senin (3/3/2025).
Bahkan, Ahok menekankan, meski dirinya tidak lagi menjadi bagian dari Pertamina, namun ia masih memiliki bukti-bukti terkait dugaan korupsi yang ada di tubuh perusahaan pelat merah tersebut.
"Saya berani jamin, saya dengan data ini akan penjarakan kalian semua," jelasnya.
Sumber: Inilah
Artikel Terkait
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Kondisi Terkini
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt ke Perminas
Hotman Paris Bantu Kasus Es Gabus Suderajat: Perempuan Pemicu Viral Dicari Netizen
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Klarifikasi Resmi dan Kronologi Lengkap