Peran Miss Indonesia 2010, Asyifa Syafningdyah Putrambami Latief dalam kasus korupsi tata kelola minyak masih didalami penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung).
Saat ini penyidik Jampidsus Kejagung masih menelusuri aliran uang yang diduga diberikan salah satu tersangka selama periode 2022-2024.
"Diduga yang bersangkutan (Asyifa) menerima aliran itu dari seseorang tersangka. Apakah ada kaitan antara yang bersangkutan dengan penerimaan dari tersangka itu? Ini yang harus diselaraskan,” kata Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, Senin, 5 Mei 2025.
Saat peristiwa rasuah ini, Asyifa berstatus sebagai senior komunikasi di International Shipping dari PT Pertamina International Shipping.
Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar/RMOL
Sejauh ini, Kejagung telah menetapkan sembilan tersangka dalam kasus tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) periode 2018 sampai 2023.
Mereka adalah Dirut PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan; Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional, Sani Dinar Saifuddin; Dirut PT Pertamina International Shipping, Yoki Firnandi; VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina International, Agus Purwono.
Kemudian Beneficially Owner PT Navigator Khatulistiwa, Muhammad Kerry Adrianto Riza; Komisaris PT Navigator Khatulistiwa dan Komisaris PT Jenggala Maritim, Dimas Werhaspati.
Kemudian Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur PT Orbit Terminal Merak, Gading Ramadhan Joedo; Direktur Pemasaran Pusat Pertamina Patra Niaga, Maya Kusmaya; dan VP Trading Produk Pertamina Patra Niaga, Edward Corne.
Sumber: rmol
Foto: Miss Indonesia 2010, Asyifa Syafningdyah Putrambami Latief/Net
Artikel Terkait
Roy Suryo Cs Ajukan Judicial Review KUHP dan UU ITE ke MK Usai Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi
KPU Serahkan Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor ke Penggugat
Ammar Zoni Ajukan Permohonan Grasi ke Presiden, Minta Rehabilitasi
Hyundai Targetkan Jual Lebih dari 2.000 Unit di IIMS 2026