PARADAPOS.COM - Polresta Denpasar, Bali, heboh.
Seorang tahanan dilaporkan tewas di Rutan Polresta Denpasar, Rabu (4/6) malam pukul 21.30 WITA.
Tahanan berstatus tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur berinisial AI, 36, tewas setelah dikeroyok penghuni Rutan Polresta Denpasar.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi membenarkan tragedi pengeroyokan yang menyebabkan tersangka AI meninggal.
“Benar, AI tewas diduga dikeroyok dan dianiaya para tersangka.
Kejadiannya tadi malam,” ujar AKP Ketut Sukadi kepada awak media, Kamis (5/6).
Insiden ini memaksa Bidang Propam Polda Bali turun tangan.
Propam Polda Bali dilaporkan mengecek Rutan Polresta Denpasar, Kamis (5/6) pagi.
Propam Polda Bali juga meminta keterangan anggota jaga, Tahti dan Unit PPA Polresta Denpasar.
Propam masih menyelidiki ada tidaknya unsur kelalain yang menyebabkan tersangka AI tewas dikeroyok tahanan yang lain.
Polresta Denpasar sementara memperketat jam besuk tahanan.
Para keluarga tersangka yang hendak datang menjenguk, diperiksa satu per satu untuk memastikan tidak ada yang membawa barang berbahaya.
Kasus ini masih ditangani Polresta Denpasar dan Propam Polda Bali.
Sumber: jpnn
Artikel Terkait
Viral Tangkapan Layar Dugaan Percakapan Mesra Oknum Ustaz dengan Perempuan, Klarifikasi Resmi Belum Ada
RSUP Sardjito Nonaktifkan Sementara Dokter PPDS yang Hina Pasien BPJS di Media Sosial
Dokter PPDS UGM Dinonaktifkan dari RSUP Sardjito Usai Komentar Sinis Soal Pasien BPJS
Dokter RSUD Ruteng Minta Maaf dan Siap Jalani Proses Hukum atas Komentar Viral soal Pasien BPJS yang Meninggal