BPK Didesak PKS Audit Proyek Whoosh: Kerugian Negara atau Cuma Polemik?

- Kamis, 16 Oktober 2025 | 15:25 WIB
BPK Didesak PKS Audit Proyek Whoosh: Kerugian Negara atau Cuma Polemik?

PKS Desak BPK Audit Proyek Kereta Cepat Whoosh, Beban Utang Capai Rp116 Triliun

Ketua Majelis Pertimbangan Pusat PKS, Mulyanto, menyatakan keprihatinannya atas beban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh yang disebutnya mencapai sekitar Rp116 triliun. Angka ini dinilai berpotensi lebih besar karena belum memasukkan potensi kerugian keuangan negara lainnya.

Mulyanto mengkritik proyek ini sejak awal karena perhitungan keekonomiannya yang dinilai tidak transparan dan proyeksi pendapatan yang terlalu optimistis. Dalam keterangannya di Jakarta, 16 Oktober 2025, ia menyatakan bahwa setelah beroperasi, proyek ini justru terus menimbulkan kerugian miliaran rupiah setiap bulan dan membebani keuangan BUMN, khususnya PT KAI dan konsorsium PSBI.

Sebagai anggota DPR periode 2019-2024, Mulyanto mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk segera melaksanakan audit investigatif atau Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) terhadap proyek kereta cepat Whoosh ini.

Audit ini dinilai penting untuk menelusuri penggunaan dana proyek, baik yang bersumber dari pinjaman China Development Bank, Penyertaan Modal Negara (PMN), maupun dukungan fiskal lainnya. Pemeriksaan juga dimaksudkan untuk menilai potensi kerugian negara akibat keputusan investasi, cost overrun, dan dukungan keuangan terselubung kepada BUMN.

Mulyanto menegaskan bahwa proyek strategis nasional harus menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi keuangan negara. Ia menekankan bahwa audit investigatif bukan untuk menghambat operasi kereta cepat, melainkan untuk memastikan setiap rupiah uang publik digunakan dengan benar dan bertanggung jawab, terlebih jika uang rakyat harus digunakan untuk membayar utang proyek yang kontroversial ini.

Dari pemeriksaan tersebut, diharapkan dapat ditentukan pihak-pihak yang bertanggung jawab jika ditemukan unsur pelanggaran hukum atau penyalahgunaan wewenang.

Sumber: https://rmol.id/read/2025/10/16/683447/pks-desak-bpk-audit-proyek-whoosh-

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar