Freeport Berulah Lagi? Mantan Menteri ESDM Bocorkan Fakta Konspirasi yang Bikin Geram!

- Senin, 20 Oktober 2025 | 23:25 WIB
Freeport Berulah Lagi? Mantan Menteri ESDM Bocorkan Fakta Konspirasi yang Bikin Geram!
Konspirasi Freeport dan Geopolitik Irian Barat: Pengakuan Mantan Menteri ESDM

Konspirasi Freeport dan Geopolitik Irian Barat: Pengakuan Mantan Menteri ESDM

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, mengungkap fakta mengejutkan terkait polemik PT Freeport Indonesia. Menurutnya, persoalan Freeport tidak lepas dari konteks geopolitik sejarah bergabungnya Irian Barat ke Republik Indonesia.

Pengungkapan ini disampaikan Arcandra dalam diskusi bersama sejarawan Indra J Piliang dan wartawan senior Darmawan Sepriyossa di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Selasa, 21 Oktober 2025.

Masa Berlaku Kontrak Freeport dan Pasal Kontroversial

Arcandra menjelaskan logika dasar kontrak investasi Freeport. "Strategi kita sebagai negara, sewaktu kita undang FDI (Foreign Direct Investment) masuk ke Indonesia, dia investasi kemudian kita kasih kontrak. Kontrak terakhir Freeport itu, kita tanda-tangan waktu zaman saya itu tahun 1991. Dan 30 tahun dari 1991 adalah tahun 2021, dia harus berakhir 2021," ujarnya.

Namun, ada pasal dalam perjanjian yang menjadi ganjalan. "Ada pasal dalam perjanjian yang menyatakan jika Freeport ingin mengajukan perpanjangan kontrak maka tidak boleh ditolak," tambahnya.

Kaitan dengan Geopolitik Irian Barat

Arcandra kemudian menyinggung kaitan persoalan ini dengan sejarah integrasi Irian Barat. "Kalau kita bicara tentang dokumen-dokumen tadi, apakah ini bagian dari geopolitik energi sewaktu Irian Barat balik ke Indonesia, apakah itu semata-mata perjuangan Indonesia atau, coba kita lihat lagi, ada campur tangan UN (PBB) di situ," jelasnya.

Peran Pemerintahan Kennedy dan CIA

Ahli migas lulusan ITB ini membeberkan peran pemerintahan John F Kennedy di era 1963 dalam polemik Irian Barat dan Freeport. Ia juga menyoroti peran Direktur CIA Allen Dulles dan saudaranya John Foster Dulles yang menjabat Menteri Luar Negeri AS saat itu.

"Yang Direktur CIA dia pro-Belanda, dia tahu ada emas di situ. Yang Menteri Luar Negeri dia sama dengan Presiden Kennedy pro-Indonesia," ungkap Arcandra.

Teori Konspirasi Kematian Kennedy

Arcandra menyoroti insiden mencurigakan yang terjadi saat itu. Setelah ada opsi ketiga dari PBB yang pro-referendum, terjadi insiden pesawat jatuh yang menewaskan Sekjen PBB Dag Hammarskjold.

Lebih mengejutkan lagi, ada isyarat Kennedy akan mengunjungi Indonesia pada akhir 1963. Namun presiden AS legendaris itu tewas terbunuh dalam insiden penembakan di Dallas, Texas pada 22 November 1963.

"Apakah, nah, ini jadi teori konspirasi ya, apakah ada hubungannya? Kematian Kennedy itu ya dan ini saya tidak berani menyimpulkan, silakan dianalisis," tegas Arcandra.

Setelah Kennedy meninggal dan digantikan Lyndon B Johnson, Freeport akhirnya masuk ke Indonesia. "Tapi apakah ada hubungannya yang masuk itu adalah Freeport, Freeport itu perusahaan sulphur company bukan mining company," pungkasnya.

Sumber: https://rmol.id/amp/2025/10/21/683863/mantan-menteri-esdm-kupas-konspirasi-di-balik-polemik-freeport-

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar