Klarifikasi resmi dari Aqua mengenai sumber airnya yang ternyata berasal dari air tanah dalam, bukan mata air pegunungan langsung, tampaknya belum sepenuhnya meredakan reaksi publik. Alih-alih puas, masyarakat justru mengusulkan perubahan pada identitas merek yang paling ikonik: logo gunung pada kemasannya.
Desakan untuk mengganti logo kemasan Aqua ini viral setelah sebuah unggahan lawas di TikTok yang membandingkan iklan dan produk botol Aqua kembali diperbincangkan. Dalam unggahan tersebut, tertulis klaim, "Tidak semua air itu Aqua. Cuman Aqua yang 100 persen murni air mineral pegunungan dan terasa dingin alami tanpa perlu didinginkan." Publik menilai klaim "air mineral pegunungan" yang diperkuat visual gunung itu kini tidak lagi sesuai dengan fakta yang terungkap.
Di kolom komentar, netizen dengan blak-blakan memberikan saran perubahan. "Tolong nanti kemasan Aqua jangan gambar gunung, tapi gambar sumur bor," tulis salah satu akun. "Ganti aja capnya," tambah akun lainnya.
Banyak warganet bahkan secara kreatif memberikan referensi desain logo pengganti. Mereka mengusulkan gambar gunung diganti dengan ilustrasi sumur. Sementara itu, slogan "100 persen murni air mineral pegunungan" diusulkan untuk diubah menjadi "sumber alami bawah tanah" atau "sumur alami pegunungan" agar lebih akurat.
Isu sumber air Aqua ini mencuat setelah Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu pabrik Aqua. Dalam kunjungannya, ia mengaku terkejut mengetahui bahwa sumber air yang digunakan bukan berasal dari mata air permukaan gunung, melainkan dari air tanah yang diambil melalui proses pengeboran.
Artikel Terkait
Ratusan Warga Takalar Ricuh di Kantor Bupati, Tolak Proyek Kawasan Industri yang Ancam Petani Rumput Laut
Sikap Maia Estianty Tak Bersalaman dengan Ahmad Dhani dan Mulan Jameela di Pernikahan El Rumi Jadi Sorotan
ICW Temukan Indikasi Penggelembungan Anggaran dan Monopoli dalam Program Makan Bergizi Gratis
15 Penumpang Perempuan Tewas dalam Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur