Anak Anggota DPRD Bogor Terlibat Kericuhan di Angkringan Cileungsi, Warga Bantah Tudingan Pemukulan
Sebuah insiden kericuhan di angkringan "Warles" di Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, yang melibatkan warga dan anak seorang anggota DPRD setempat kini memasuki babak baru. Meski tokoh masyarakat membantah keras adanya tindak kekerasan fisik, anak anggota DPRD tersebut, Rangga, telah melaporkan dugaan penganiayaan ke Polsek Cileungsi.
Akarnya Masalah: Keresahan Warga Terhadap Kebisingan Angkringan
Konflik ini berawal dari keluhan warga yang sudah berlangsung lama terhadap angkringan "Warles". Warga mengeluhkan musik dengan volume tinggi yang sering diputar hingga dini hari, mengganggu ketenangan lingkungan. Kepala Dusun (Kadus) Mekarsari, Wiwiek Hidayat, mengkonfirmasi bahwa keluhan warga sudah berulang kali disampaikan.
Tokoh Pemuda Mekarsari, Agus Pitroh, menambahkan bahwa masalahnya bukan hanya kebisingan. Ia menyebut ada laporan mengenai pengunjung yang membawa minuman keras dan berpakaian tidak sopan, yang semakin memperparah keresahan warga setempat.
Upaya Mediasi dan Eskalasi Kericuhan
Pemerintah desa diketahui telah berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Polsek Cileungsi untuk menangani masalah ini. Razia pun sempat dilakukan dan berhasil meredakan situasi untuk sementara, sebelum kebisingan terjadi kembali.
Ketegangan memuncak setelah acara Maulid Nabi, ketika sekitar 30 warga mendatangi angkringan secara spontan untuk menyampaikan keluhan. Dalam momen inilah, Rangga, yang merupakan anak dari anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi NasDem, Rudi Sabana, terlibat dan diamankan oleh warga.
Bantahan Keras dari Tokoh Masyarakat
Sekretaris Desa (Sekdes) Mekarsari, Dede Firdaus, dengan tegas membantah kabar adanya pemukulan terhadap Rangga. Ia menegaskan bahwa warga hanya datang untuk menyampaikan keluhan dan tidak ada tindakan anarkis.
Bantahan serupa disampaikan Agus Pitroh yang mengaku justru dialah yang mengamankan Rangga untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Agus juga menyatakan telah menjelaskan langsung kepada ayah Rangga, Rudi Sabana, bahwa tidak ada kekerasan yang terjadi.
Laporan Penganiayaan Tetap Dilanjutkan
Meski ada bantahan dari berbagai pihak, proses hukum tetap berjalan. Rudi Sabana membenarkan bahwa anaknya telah melaporkan dugaan penganiayaan ke Polsek Cileungsi. Saat ini, kepolisian sedang melakukan pemeriksaan terhadap para pihak yang terlibat dan saksi-saksi untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut.
Artikel Terkait
Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Picu Perdebatan Norma di Media Sosial
Pemuda Tewas Dibunuh di Kamar Penginapan Medan, Jenazah Dibuang ke Sungai
Polisi Usut Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, DPR Desak Penanganan sebagai Percobaan Pembunuhan
Menteri Keuangan Buka Opsi Naikkan Batas Defisit APBN di Atas 3 Persen