Warga Bogor Bantah Tudingan Pukul Anak Anggota DPRD NasDem, Politikus Ini Tetap Laporkan ke Polisi

- Minggu, 26 Oktober 2025 | 12:00 WIB
Warga Bogor Bantah Tudingan Pukul Anak Anggota DPRD NasDem, Politikus Ini Tetap Laporkan ke Polisi
Anak Anggota DPRD Bogor Terlibat Kericuhan di Angkringan Cileungsi: Fakta dan Bantahan

Anak Anggota DPRD Bogor Terlibat Kericuhan di Angkringan Cileungsi, Warga Bantah Tudingan Pemukulan

Sebuah insiden kericuhan di angkringan "Warles" di Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, yang melibatkan warga dan anak seorang anggota DPRD setempat kini memasuki babak baru. Meski tokoh masyarakat membantah keras adanya tindak kekerasan fisik, anak anggota DPRD tersebut, Rangga, telah melaporkan dugaan penganiayaan ke Polsek Cileungsi.

Akarnya Masalah: Keresahan Warga Terhadap Kebisingan Angkringan

Konflik ini berawal dari keluhan warga yang sudah berlangsung lama terhadap angkringan "Warles". Warga mengeluhkan musik dengan volume tinggi yang sering diputar hingga dini hari, mengganggu ketenangan lingkungan. Kepala Dusun (Kadus) Mekarsari, Wiwiek Hidayat, mengkonfirmasi bahwa keluhan warga sudah berulang kali disampaikan.

Tokoh Pemuda Mekarsari, Agus Pitroh, menambahkan bahwa masalahnya bukan hanya kebisingan. Ia menyebut ada laporan mengenai pengunjung yang membawa minuman keras dan berpakaian tidak sopan, yang semakin memperparah keresahan warga setempat.

Upaya Mediasi dan Eskalasi Kericuhan

Pemerintah desa diketahui telah berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Polsek Cileungsi untuk menangani masalah ini. Razia pun sempat dilakukan dan berhasil meredakan situasi untuk sementara, sebelum kebisingan terjadi kembali.

Ketegangan memuncak setelah acara Maulid Nabi, ketika sekitar 30 warga mendatangi angkringan secara spontan untuk menyampaikan keluhan. Dalam momen inilah, Rangga, yang merupakan anak dari anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi NasDem, Rudi Sabana, terlibat dan diamankan oleh warga.

Bantahan Keras dari Tokoh Masyarakat

Sekretaris Desa (Sekdes) Mekarsari, Dede Firdaus, dengan tegas membantah kabar adanya pemukulan terhadap Rangga. Ia menegaskan bahwa warga hanya datang untuk menyampaikan keluhan dan tidak ada tindakan anarkis.

Bantahan serupa disampaikan Agus Pitroh yang mengaku justru dialah yang mengamankan Rangga untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Agus juga menyatakan telah menjelaskan langsung kepada ayah Rangga, Rudi Sabana, bahwa tidak ada kekerasan yang terjadi.

Laporan Penganiayaan Tetap Dilanjutkan

Meski ada bantahan dari berbagai pihak, proses hukum tetap berjalan. Rudi Sabana membenarkan bahwa anaknya telah melaporkan dugaan penganiayaan ke Polsek Cileungsi. Saat ini, kepolisian sedang melakukan pemeriksaan terhadap para pihak yang terlibat dan saksi-saksi untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut.

Sumber: https://jabar.suara.com/read/2025/10/26/170229/warga-bantah-pukul-anak-anggota-dprd-di-bogor-wakil-rakyat-dari-nasdem-keukeuh-buat-laporan?

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar