Keluarga 4 Tewas Tragis di Sragen Ditabrak L300, Pelaku Kabur Tapi Ditangkap 7 Jam Kemudian

- Selasa, 28 Oktober 2025 | 11:00 WIB
Keluarga 4 Tewas Tragis di Sragen Ditabrak L300, Pelaku Kabur Tapi Ditangkap 7 Jam Kemudian

Kecelakaan Maut di Sragen: 1 Keluarga Tewas Ditabrak Pikap L300 di Plupuh

Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Plupuh–Mojosongo, Desa Gedongan, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Insiden tabrak lari pada Senin (27/10/2025) pukul 18.10 WIB ini menewaskan satu keluarga beranggotakan empat orang.

Korban Kecelakaan Sragen

Korban merupakan keluarga dari Dukuh Jengglong, Desa Jembangan, Kecamatan Plupuh yang sedang berboncengan menggunakan motor Honda Beat hitam bernopol AD 5065 AHE. Berikut identitas korban tewas:

  • Saiful Anwar (32) - Ayah dan pengendara motor
  • Unik Yuwanti (29) - Isteri
  • Alikha Nafisha Anwar (11) - Anak pertama
  • Amira Syarifatil Anwar (5) - Anak bungsu

Kronologi Kecelakaan Tabrak Lari di Sragen

Kecelakaan bermula ketika motor korban diduga tergelincir akibat lumpur sawah di badan jalan. Saat bersamaan, mobil pikap Mitsubishi L300 yang melaju kencang dari arah berlawanan langsung menabrak motor tersebut. Setelah benturan, pengemudi mobil sempat berhenti namun kemudian kabur tanpa menolong korban.

Korban Meninggal Dunia

Dua korban, Saiful Anwar dan anak bungsunya Amira Syarifatil Anwar, meninggal di tempat kejadian. Sementara Unik Yuwanti dan Alikha Nafisha Anwar sempat dilarikan ke RSUD Gemolong namun akhirnya meninggal saat menjalani perawatan.

Pelaku Tabrak Lari Berhasil Ditangkap

Satlantas Polres Sragen berhasil mengamankan pelaku tabrak lari dalam waktu kurang dari 7 jam. Pelaku bernama Risnadi (38), warga Sukodono, Sragen, ditangkap di rumah istrinya di wilayah Pasar Kliwon, Kota Surakarta pada Selasa (28/10/2025) pukul 02.30 WIB. Barang bukti mobil pikap Mitsubishi L300 bernopol AD 8205 DE turut diamankan.

Pengakuan Pelaku

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengapresiasi kerja cepat jajarannya. Kasat Lantas Polres Sragen Iptu Kukuh menjelaskan pelaku mengakui terlibat kecelakaan dan kabur karena panik. Identifikasi pelaku diperoleh dari analisis CCTV dan keterangan saksi mata di sekitar lokasi kejadian kecelakaan Sragen.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar