Menkeu Purbaya Pamer Topi "8%", Tanda Komitmen Wujudkan Target Pertumbuhan Ekonomi Prabowo
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali menunjukkan kepercayaan dirinya dalam mengejar target ambisius pertumbuhan ekonomi nasional yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Kepercayaan diri Menkeu Purbaya ini ditunjukkan secara simbolis usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Dalam kesempatan tersebut, Purbaya terlihat mengenakan topi dengan angka "8%" yang terpampang jelas di bagian depan.
"Target presiden ya, bukan target saya. Tapi nanti kita wujudkan dalam waktu beberapa tahun ke depan," ujar Purbaya dalam video yang dibagikan melalui akun Instagram resmi @menkeuri pada Rabu, 29 Oktober 2025.
Visi Besar Transformasi Ekonomi Nasional
Aksi memakai topi bertuliskan angka 8% ini menjadi simbol komitmen kuat Menkeu Purbaya untuk merealisasikan janji Presiden Prabowo Subianto. Visi besar tersebut bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dari kisaran 5 persen menuju level 8 persen.
Presiden Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi 8 persen ini dapat dicapai pada periode 2027-2028. Target ini merupakan bagian integral dari visi besar transformasi ekonomi nasional yang sedang digalakkan pemerintah.
Janji Hadiah dari Presiden Prabowo
Sebelumnya, Menkeu Purbaya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo berjanji akan memberikan hadiah jika pertumbuhan ekonomi berhasil naik di atas 5,5 persen pada kuartal IV-2025.
"Kalau lebih lagi, kata Presiden, saya dikasih hadiah. Hadiahnya apa nanti saya kasih tahu, kalau dapat 5,5 persen-5,6 persen," tutur Purbaya pada 16 Oktober 2025 lalu.
Komitmen dan langkah nyata Menkeu Purbaya ini menjadi sinyal positif bagi perekonomian Indonesia ke depan, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Artikel Terkait
Harga Pertamax Rp 16.250 per Liter, Sekretaris Kabinet Sebut Masih Termurah di Asia Tenggara
Kejagung Belum Pastikan Status Justice Collaborator Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya
Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Bawah Mobil Usai Demo, Duga Ada Upaya Intimidasi
Sekretaris Kabinet: Harga Pertamax Masih Termurah di Asia Tenggara, Kecuali Malaysia