GP Ansor Ajak Anak Muda Jaga Kedaulatan Siber: Ancaman & Strategi yang Wajib Diketahui

- Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:45 WIB
GP Ansor Ajak Anak Muda Jaga Kedaulatan Siber: Ancaman & Strategi yang Wajib Diketahui
GP Ansor Ajak Anak Muda Jaga Kedaulatan Siber Nasional - Ancaman dan Strategi

GP Ansor Ajak Anak Muda Jaga Kedaulatan Siber Nasional dari Ancaman Digital

Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) menegaskan bahwa ruang digital telah menjadi pusat pertarungan baru. Berbagai ancaman seperti keamanan data, narasi negatif, dan perang siber global semakin mengancam kedaulatan siber nasional Indonesia.

Pertarungan di Era Digital Lebih dari Sekadar Fisik

Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, menyatakan bahwa pertarungan saat ini tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga melalui data. Pernyataan ini disampaikan dalam acara National Cybersecurity Connect (NCSC) 2025 di Jakarta.

"Kita melihat pertarungan hari ini tidak hanya terjadi dalam bentuk fisik, atau energi. Tapi juga soal data, ini yang menjadi konsen kami hari ini," ujar Addin Jauharudin.

Kolaborasi Strategis untuk Keamanan Siber

GP Ansor secara aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga ruang digital dan siber. Organisasi ini terlibat langsung dalam penyelenggaraan National Cybersecurity Connect 2025, yang menghimpun pemerintah, swasta, praktisi, dan organisasi kemasyarakatan.

Peran BUMA Quantum Secure dan Badan Siber Ansor

GP Ansor memiliki dua unit andalan untuk merespons ancaman siber:

  • BUMA Quantum Secure: Bergerak khusus untuk menangani ancaman siber global.
  • Badan Siber Ansor: Mengaktifkan kader Ansor di seluruh dunia untuk berperan aktif di ruang digital.

Kedua perangkat ini merupakan upaya nyata GP Ansor dalam menjaga keamanan dan integritas data nasional.

Mendorong Pemuda sebagai Tulang Punggung Keamanan Digital

Melalui Badan Siber Ansor, GP Ansor memobilisasi anak muda di seluruh Indonesia untuk menjaga kedaulatan dan keamanan data. Addin menekankan bahwa hal ini sangat penting, termasuk sebagai tulang punggung aktivitas ekonomi generasi muda.

Acara NCSC 2025 juga dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci, seperti Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Rifky Harsya, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Nugroho Sulistyo Budi, dan Ketua Aptiknas Soegiharto Santoso.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar