Onadio Leonardo Ditangkap Polisi: Kronologi, Pengakuan Best Thing Ever, dan Dampaknya

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 16:25 WIB
Onadio Leonardo Ditangkap Polisi: Kronologi, Pengakuan Best Thing Ever, dan Dampaknya

Onadio Leonardo Ditangkap Polisi, Pernah Akui Cinta Narkoba "Best Thing Ever"

Onadio Leonardo akhirnya ditangkap polisi karena kasus narkoba. Penangkapan ini terjadi setelah sebelumnya ia membuat pengakuan mengejutkan tentang kecintaannya pada barang haram tersebut.

Dalam sebuah podcast bersama Denny Sumargo pada Desember 2020 silam, Onad mengaku masih mencintai narkoba namun berhenti karena takut masuk penjara. Ketakutan itu kini menjadi kenyataan.

Pengakuan Mengejutkan Onadio Leonardo Soal Narkoba

"Kalau lo tanya sama gue, 'Nad, do you love drugs?' 'I love it', cuma gue takut ketangkap aja," ujar Onad dalam podcast tersebut.

Lebih mengejutkan lagi, ayah dua anak ini tanpa ragu menyebut narkoba sebagai hal terbaik yang pernah ada. "Gue enggak pernah ngomong drugs itu enggak enak. (Narkoba) is the best thing ever," tambahnya.

Alasan Sebenarnya Onadio Leonardo Berhenti Pakai Narkoba

Ketika Denny Sumargo bertanya mengapa ketakutan ditangkap menjadi alasan utamanya berhenti, bukan karena kesadaran akan bahaya narkoba, Onad menjawab tegas: "Iya, bukan karena gue enggak suka."

Menurutnya, konsekuensi penangkapan di Indonesia terlalu besar. Bukan hanya hukuman penjara, tetapi juga rasa malu yang harus ditanggung seluruh keluarga. "Oh enggak bisa dong, masuk penjara? Bapak ibu gue malu, istri gue malu, anak gue malu, society gue malu, karier gue hancur," jelasnya.

Kronologi Penangkapan Onadio Leonardo dan Beby Prisillia

Onadio Leonardo dan istrinya, Beby Prisillia, ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di kediaman mereka di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan pada Jumat, 31 Oktober 2025.

Mirisnya, penangkapan ini hanya berselang satu bulan sejak anak kedua mereka lahir. Dari penggerebekan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa sisa ganja dan menduga adanya penggunaan ekstasi.

Kini, semua yang ditakuti Onadio Leonardo - rasa malu keluarga dan hancurnya karier - harus dihadapinya sebagai kenyataan pahit.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar