Prabowo Undang Guru Bahasa Inggris dari Selandia Baru untuk Latih Calon PMI

- Sabtu, 01 November 2025 | 01:40 WIB
Prabowo Undang Guru Bahasa Inggris dari Selandia Baru untuk Latih Calon PMI

Prabowo Ingin Guru dari Selandia Baru Ajarkan Bahasa Inggris untuk Calon PMI

Presiden Prabowo Subianto meminta dukungan langsung dari Perdana Menteri Selandia Baru, Christopher Luxon, untuk mengirimkan pengajar bahasa Inggris ke Indonesia. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebelum berangkat ke luar negeri.

Permintaan Kerja Sama Pendidikan dalam Pertemuan Bilateral

Prabowo menyampaikan permintaan ini usai pertemuan bilateral dengan PM Luxon pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Gyeongju, Korea Selatan. Ia menegaskan komitmennya untuk mendirikan lebih banyak sekolah dan kursus bahasa Inggris khusus bagi calon tenaga kerja Indonesia.

"Kami memohon bantuan guru-guru dari Selandia Baru. Kami berencana menambah sekolah dan kursus bahasa Inggris untuk pekerja kami yang akan ke luar negeri. Penguasaan bahasa asing sangat krusial, dan ini sedang kami bahas serius," ujar Prabowo.

Prioritas Kerja Sama Pendidikan dan Kesehatan

Kerja sama pendidikan menjadi fokus utama dalam pembicaraan kedua pemimpin. Prabowo juga mengungkapkan rencana pemerintah Indonesia untuk meningkatkan jumlah mahasiswa yang dikirim ke fakultas kedokteran dan kedokteran gigi di Selandia Baru.

"Kami sangat membutuhkan tambahan dokter dan dokter gigi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri," tambahnya.

Ekspansi Kerja Sama ke Sektor Pertanian

Selain pendidikan, Prabowo dan Luxon membahas peluang kerja sama di bidang pertanian. Indonesia menilai Selandia Baru sebagai mitra strategis untuk pengembangan sektor agrikultur dan peningkatan kapasitas petani lokal.

Respons Terhadap Kondisi Geopolitik Global

Pertemuan ini juga membahas situasi geopolitik global yang dinilai penuh ketidakpastian. Prabowo menekankan pentingnya peran semua negara dalam meredakan ketegangan dan konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia.

"Kami bersama mitra internasional berusaha menurunkan eskalasi dan menciptakan perdamaian," pungkas Presiden Prabowo Subianto.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar