Velox Hunting Competition Online III-2025: Wadah Solidaritas dan Etika Berburu
Velox Hunting Competition Online III-2025 sukses digelar. Ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi sebuah wadah untuk memperkuat solidaritas dan tanggung jawab sosial di kalangan para pemburu.
Ketua Umum Velox Et Exactus Shooting Klub, Brigjen Pol Arman Achdiat, menyampaikan hal tersebut dalam acara penutupan kompetisi. Kegiatan berlangsung di Kompleks BIN, Kalibata, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 1 November 2025.
Arman mengungkapkan rasa syukurnya karena kegiatan tahunan klubnya itu dapat berjalan dengan lancar. Hal ini tercapai meskipun kondisi cuaca sedang tidak menentu dan ekstrem.
"Mudah-mudahan hari ini kita bisa berbahagia secara keseluruhan, diberikan kesehatan dan keselamatan. Kita baru saja melaksanakan kegiatan Velox Hunting ketiga secara online," ujar Arman Achdiat.
Semangat Kebersamaan Aparat dan Masyarakat
Menurut Brigjen Pol Arman, kegiatan ini merupakan sebuah simbol semangat kebersamaan. Semangat ini terjalin antara aparat penegak hukum, pemburu profesional, dan masyarakat sipil yang tergabung dalam Velox Et Exactus.
"Tiga tahun terakhir penuh tantangan. Dari masa Covid-19 hingga kini, tapi semangat Velox tidak pernah padam. Tahun depan kami targetkan dua kali pelaksanaan," tambahnya penuh semangat.
Pentingnya Etika dan Keseimbangan Alam dalam Berburu
Dalam sambutannya, Arman juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan alam dalam praktik berburu. Dia mengingatkan seluruh anggota dan peserta untuk mematuhi etika berburu.
Poin pentingnya adalah dengan tidak menembak babi betina atau anak-anakannya. Tindakan ini crucial untuk menjaga populasi satwa agar tetap lestari dan seimbang.
"Kita tidak membasmi habis, tapi mengendalikan. Karena berburu bukan sekadar menembak, tapi juga soal etika dan keseimbangan ekosistem," tegas Brigjen Pol Arman Achdiat dengan tegas.
Ajang Silaturahmi Nasional Komunitas Pemburu
Velox Hunting Competition Online III-2025 juga turut memeriahkan dua perayaan penting. Yakni HUT ke-6 Velox Et Exactus dan HUT ke-80 TNI.
Selain itu, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi nasional yang sangat berarti. Komunitas pemburu dari Sabang sampai Merauke dapat berkumpul dan mempererat tali persaudaraan.
Ke depannya, Arman berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut. Tujuannya agar dapat menjadi tradisi dalam pembentukan karakter yang sportif, disiplin, dan peduli lingkungan bagi generasi penerus bangsa.
Artikel Terkait
Adam Alis dan Saddil Ramdani Gelar Live TikTok Santai dengan Manajer Borneo Usai Laga
Korlantas Berlakukan Sistem Satu Arah Nasional untuk Mudik Lebaran 2026
Pemerintah Proyeksikan Harga Sembilan Pasca-Lebaran 2026 Tetap Stabil
Forum Indo-Pasifik Perkuat Stabilitas Pasokan Energi di Tengah Ketegangan Timur Tengah