Kronologi Lengkap Penangkapan Pemasok Narkoba Onadio Leonardo yang Berujung ke Bintang Film

- Minggu, 02 November 2025 | 05:05 WIB
Kronologi Lengkap Penangkapan Pemasok Narkoba Onadio Leonardo yang Berujung ke Bintang Film

Pemasok Narkoba ke Onadio Leonardo Ditangkap, Begini Kronologi Lengkapnya

Polisi berhasil menangkap pemasok narkoba kepada artis Onadio Leonardo (Onad). Pelaku berinisial KR diamankan di kawasan Sunter sebelum pengembangan penangkapan mengarah ke Onad.

Kronologi Penangkapan Pemasok Narkoba Onadio Leonardo

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu mengonfirmasi bahwa KR ditangkap di Sunter. "Perannya sebagai orang yang kasih barang narkotika ke OL," jelas Wisnu pada Minggu (2/10/2025).

Proses penangkapan dimulai dengan pengamanan KR terlebih dahulu. "Jadi awalnya, yang pertama diamankan inisial KR di daerah Sunter. Kemudian dikembangkan baru menuju ke si OL," tambah Wisnu.

Barang Bukti Narkoba yang Disita dari KR

Dari tangan KR, polisi menyita berbagai barang bukti narkotika. Jenis narkoba yang diamankan antara lain ekstasi dan sabu-sabu. Polisi juga menyita alat hisap dan korek yang telah dimodifikasi untuk konsumsi narkoba.

"Barang bukti yang didapat dari KR antara lain narkotika jenis ekstasi dan sabu dalam plastik klip. Plastik klip bekas sabu dan plastik klip bekas ekstasi," ujar Wisnu.

Pengembangan ke Onadio Leonardo dan Istri

Hasil pengembangan dari penangkapan KR membawa polisi ke Onad dan istrinya, Beby Prisilla. Keduanya diamankan di Tangerang Selatan pada Kamis 30 Oktober 2025.

Berdasarkan hasil tes urine, Beby Prisilla dinyatakan negatif narkoba. Sementara Onad positif menggunakan ganja dan ekstasi.

Kondisi Onadio Leonardo Saat Diperiksa

Wisnu mengungkapkan bahwa Onad menunjukkan penyesalan selama proses pemeriksaan. "Menyesal, pasti ada penyesalan," kata Wisnu.

Secara fisik, Onad terlihat sangat sedih. "Yang saya lihat kemarin selintas, yang pasti sedih, dia nunduk," tutur Wisnu menggambarkan ekspresi Onad saat diperiksa.

Saat ini baik Onad maupun KR masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyelidik untuk mengungkap jaringan narkoba lebih lanjut.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar