PARADAPOS.COM - Inter Milan secara resmi memperpanjang kontrak pelatih kepala Cristian Chivu hingga musim panas 2028. Keputusan ini diumumkan pada Kamis (18/6) melalui situs resmi klub, menyusul keberhasilan Chivu membawa Nerazzurri meraih gelar ganda Serie A dan Coppa Italia pada musim 2025/26. Prestasi tersebut sekaligus mengukuhkan namanya sebagai salah satu arsitek sukses di Giuseppe Meazza.
Perpanjangan Kontrak dan Pengakuan Klub
Dalam pernyataan resmi yang dirilis, Inter Milan menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Chivu. “FC Internazionale Milano dengan senang hati mengonfirmasi perpanjangan kontrak pelatih kepala Cristian Chivu. Dengan kontrak ini, Chivu akan tetap memimpin Nerazzurri hingga 2028,” tulis pernyataan tersebut.
Klub juga menekankan bahwa perjalanan Chivu bersama Inter adalah sebuah kisah yang dibangun dengan semangat, pengorbanan, dan loyalitas. Hubungan emosional ini telah terjalin sejak ia masih menjadi pemain, dan kini berlanjut di bangku pelatih.
Musim Debut yang Spektakuler
Chivu menjalani musim penuh pertamanya sebagai pelatih kepala dengan hasil yang melampaui ekspektasi. Ia sukses mempersembahkan Scudetto ke-21 bagi Inter serta gelar Coppa Italia ke-10 dalam sejarah klub. Atas pencapaian ini, ia dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Serie A musim 2025/26.
Keberhasilan ini tidak datang secara instan. Sebelum memimpin tim utama, Chivu telah menghabiskan tujuh tahun terakhir karier bermainnya di Inter. Setelah gantung sepatu, ia melanjutkan kiprah sebagai pelatih di berbagai kelompok umur, mulai dari U-14, U-17, U-18, hingga tim Primavera.
Perjalanan Karier yang Unik
Mantan bek Timnas Rumania itu sempat menangani Parma pada paruh kedua musim 2024/25 sebelum akhirnya kembali ke Inter. Ia menggantikan Simone Inzaghi yang meninggalkan klub pada akhir musim tersebut. Sejak ditunjuk sebagai pelatih pada 9 Juni 2025, Chivu telah memimpin Inter dalam 58 pertandingan dan langsung menghadirkan dua trofi bergengsi.
Rekor dan Catatan Bersejarah
Chivu mencatat sejumlah rekor bersejarah bersama Nerazzurri. Ia menjadi pelatih kelima dalam sejarah Inter yang mampu menjuarai Serie A pada musim debutnya, bergabung dengan nama-nama seperti Arpad Weisz, Alfredo Foni, Giovanni Invernizzi, dan Jose Mourinho.
Tak hanya itu, Chivu juga menjadi pelatih kedua yang mampu meraih gelar Serie A bersama tim utama dan tim Primavera Inter. Sebelumnya, ia sukses membawa tim muda Nerazzurri menjadi juara pada 2022.
Catatan unik lainnya adalah keberhasilannya memenangkan Serie A dan Coppa Italia pada musim yang sama, baik sebagai pemain maupun pelatih. Tak ada sosok lain dalam sejarah Inter yang mampu menorehkan prestasi ganda tersebut.
Editor: Dian Lestari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Restui Negosiasi Langsung dengan AS, Beri Sinyal Perubahan Sikap
Keberhasilan Tanam 600 Bibit Mangrove di Halmahera Utara: Tingkat Hidup 90%, Kawasan Pesisir Kao Kembali Hijau
Pentagon Tinjau Ulang Kehadiran Pasukan AS di Eropa, Desak Sekutu NATO Tingkatkan Belanja Pertahanan
Liverpool Resmi Rekrut Victor Munoz dari Osasuna dengan Biaya Rp817 Miliar