Pembubaran Massa yang Tertib dan Penuh Solidaritas
Berdasarkan pantauan di lapangan, para mahasiswa bergerak meninggalkan kawasan DPR dengan berjalan kaki menuju Semanggi. Mereka berjalan dalam barisan yang rapi, didahului oleh mobil komando. Yang menarik, para peserta aksi saling berpegangan tangan—sebuah gestur yang mencerminkan solidaritas dan upaya menjaga kebersamaan di tengah kerumunan. Suasana hening namun penuh makna mengiringi langkah mereka. Tidak ada kericuhan atau tindakan anarkis yang terjadi selama proses pembubaran.Pembersihan Lokasi dan Kembalinya Aktivitas Normal
Begitu massa meninggalkan area gedung parlemen, puluhan personel kepolisian bersama petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) langsung bergerak cepat. Mereka menyapu dan memunguti sampah—terutama sisa makanan dan minuman yang ditinggalkan peserta aksi. “Kami langsung turun tangan begitu massa mulai bergerak. Targetnya, dalam waktu singkat kawasan ini kembali bersih seperti sedia kala,” ujar salah satu petugas PPSU di lokasi. Petugas kepolisian yang sejak pagi berjaga untuk mengamankan jalannya demonstrasi juga mulai bersiap meninggalkan tempat. Hanya personel lalu lintas yang masih terlihat bersiaga di sepanjang Jalan Gatot Subroto untuk memastikan arus kendaraan kembali lancar.Suasana Pasca-Aksi yang Cepat Pulih
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
KPK Pastikan Status Mahasiswa Baru Unsoed Tak Terdampak Kasus Dugaan Pemerasan
KJRI Houston Putar Perdana Film Animasi Jumbo untuk Rayakan HUT ke-81 RI
Polisi Tembus Tujuh Titik Terisolir di NTT Usai Gempa, Distribusi Bantuan Terhambat Medan Ekstrem
Manchester United Sepakati Transfer Carlos Baleba dari Brighton Senilai Rp1,5 Triliun