PARADAPOS.COM - Sebuah kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Enggano, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (19/6/2026) siang sekitar pukul 11.00 WIB. Insiden ini melibatkan sebuah angkutan kota (angkot) KWK yang hilang kendali, menewaskan seorang pengendara sepeda dayung gerobak dan melukai pengendara sepeda motor. Peristiwa tersebut kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kronologi Tabrakan di Dekat Ruko Enggano
Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Utara, AKP Edy Wibowo, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat angkot KWK bernomor polisi B-2202-PG yang dikemudikan oleh BD melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat. “Angkot melaju dari arah timur ke barat, tepatnya di dekat Ruko Enggano hilang kendali oleng ke kiri menabrak sepeda dayung gerobak yang melaju searah di depannya,” ujarnya.
Setelah menabrak sepeda dayung gerobak, angkot tersebut tidak langsung berhenti. Kendaraan umum berwarna merah itu terus melaju hingga naik ke trotoar dan menabrak sepeda motor Honda Beat B-4267-UEJ yang dikemudikan oleh SA, yang saat itu tengah melaju dari arah berlawanan. “Kemudian tetap melaju ke atas trotoar menabrak sepeda motor yang melaju melawan arah,” jelas Edy.
Korban Jiwa dan Luka-Luka
Angkot baru berhenti setelah menghantam sebuah pohon di pinggir jalan. Akibat benturan keras tersebut, pengemudi sepeda dayung gerobak berinisial R mengalami luka parah di sekujur tubuh dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara itu, pengendara motor SA mengalami luka robek dan lecet di bagian tangan, kaki, serta bahu. “Kecelakaan melibatkan angkot KWK B-2202-PG yang dikemudikan Saudara BD dengan sepeda dayung gerobak dikendarai Saudara R dan sepeda motor Honda Beat B-4267-UEJ dikendarai Saudara SA,” tambah AKP Edy Wibowo saat dikonfirmasi.
SA saat ini telah menjalani rawat jalan di RSUD Koja untuk memulihkan kondisinya.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti hilangnya kendali angkot tersebut belum dapat dipastikan. Pihak kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan di lapangan untuk mengungkap faktor utama di balik kecelakaan tragis ini. “Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” pungkas Edy.
Editor: Paradapos.com
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Menteri Pertahanan Israel Peringatkan Respons Keras Jika Diserang Iran, Tolak Tarik Pasukan dari Zona Keamanan
174 Kasus Suspek Flu Singapura di Bandung Barat, Dinkes Terkendala Alat Uji
Pimpinan DPR Temui Mahasiswa di Tengah Aksi Protes Ekonomi, Dasco dan Saan Langsung Buka Dialog
AHY Pimpin Aksi Bersih-bersih Sungai Ciliwung, Canangkan Gerakan Nasional Ayo Muliakan Sungai