Gibran Libatkan Pesantren, Gereja, hingga PKK untuk Sempurnakan Program Makan Bergizi Gratis

- Jumat, 19 Juni 2026 | 05:50 WIB
Gibran Libatkan Pesantren, Gereja, hingga PKK untuk Sempurnakan Program Makan Bergizi Gratis

PARADAPOS.COM - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus berjalan dan dievaluasi secara berkala. Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, pada Kamis, 18 Juni 2026, ia membuka peluang seluas-luasnya bagi berbagai elemen masyarakat—mulai dari pesantren, gereja, hingga ibu-ibu PKK—untuk dilibatkan dalam penyempurnaan program tersebut. Langkah ini diambil setelah ia meninjau langsung pelaksanaan MBG di SD Wolomoni, Kecamatan Detusoko.

Pelibatan Elemen Masyarakat untuk Perbaikan Menu

Suasana di halaman sekolah dasar yang terletak di kawasan perbukitan Ende itu tampak hangat. Gibran, yang tiba dengan rombongan terbatas, langsung berdiskusi dengan para guru dan orang tua murid. Ia menekankan bahwa kunci perbaikan program ini justru ada di tangan masyarakat setempat.

"Ya, itu saya kira bagus sekali. Bukan hanya kantin sekolah ya. Mungkin bisa melibatkan pesantren, melibatkan gereja, melibatkan SMK Tata Boga, melibatkan Ibu-ibu PKK, melibatkan orang tua murid, semua bisa dilibatkan," ujar Gibran usai meninjau dapur dan area distribusi makanan.

Menurutnya, semakin banyak pihak yang turut serta, semakin besar pula peluang untuk menyajikan menu yang sesuai dengan selera dan kebutuhan gizi anak-anak. Ia mencontohkan, keterlibatan orang tua murid bisa menjadi jembatan untuk memahami preferensi lokal yang mungkin tidak terakomodasi dalam menu standar.

Dialog Langsung di Daerah 3T

Dalam kunjungan yang berlangsung selama beberapa jam itu, Wakil Presiden tidak hanya sekadar melihat proses distribusi. Ia duduk bersama para guru dan perwakilan orang tua untuk mendengarkan langsung masukan mereka. Dari hasil serap aspirasi tersebut, ia menegaskan bahwa kehadiran program MBG telah memberikan dampak nyata dan positif bagi anak-anak di daerah pelosok.

"Semakin banyak melibatkan orang, terutama tadi ya, orang tua murid. Karena tadi yang saya undang adalah orang tua murid, itu nanti ke depan saya yakin pelaksanaannya akan lebih baik," tambahnya.

Gibran juga menyoroti pentingnya evaluasi berkelanjutan. Ia tidak menampik bahwa masih ada celah yang perlu diperbaiki, terutama dalam hal distribusi dan variasi menu di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Agenda Kunjungan Kerja ke Lima Provinsi

Kunjungan ke Ende merupakan bagian dari rangkaian perjalanan dinas Wakil Presiden yang berlangsung pada 18 hingga 21 Juni 2026. Dalam agenda tersebut, Gibran dijadwalkan menyambangi NTT, Gorontalo, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan. Ia tidak bepergian sendirian; lima mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia turut mendampingi. Mereka berasal dari Universitas Pelita Harapan, Universitas Indonesia, Universitas Sanata Dharma, Institut Seni Budaya Indonesia, dan Universitas Soedirman.

Turut mendampingi dalam kunjungan ini, Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, serta Staf Khusus Wakil Presiden Nicolaus T.B. Harjanto. Gibran juga didampingi oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, yang ikut serta dalam peninjauan di SD Wolomoni.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap program MBG tidak hanya menjadi proyek top-down, tetapi juga mendapat sentuhan partisipasi aktif dari akar rumput. Gibran tampak optimistis bahwa dengan keterlibatan semua pihak, kualitas gizi anak-anak Indonesia di pelosok negeri bisa terus ditingkatkan.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar