Persija Jakarta menunjukkan performa impresif di Liga 1 Indonesia 2025-2026 dengan meraih tiga kemenangan beruntun. Pemain andalan Macan Kemayoran, Emaxwell Souza, mengingatkan pentingnya menjaga kewaspadaan dan kerendahan hati meski hasil positif terus berlanjut.
Peringatan Emaxwell Souza untuk Skuad Persija
Emaxwell Souza menekankan bahwa kompetisi Liga 1 masih panjang dan persaingan di kasta teratas sepak bola Indonesia tetap ketat. Pemain asal Brasil itu meminta rekan-rekannya tidak cepat puas meski Persija baru memainkan 10 laga dengan hasil menggembirakan.
Kemenangan Meyakinkan atas PSBS Biak
Kemenangan terbaru Persija Jakarta diraih saat menundukkan PSBS Biak dengan skor 3-1 di Stadion Manahan, Solo, pada 31 Oktober 2025. Emaxwell menegaskan capaian ini tidak boleh membuat tim besar kepala, melainkan harus mempertahankan konsistensi performa.
Strategi Pertahankan Posisi Klasemen
"Kami harus tetap rendah hati dan berusaha maksimal di setiap pertandingan," ujar Emaxwell Souza melalui laman resmi Persija. Ia menambahkan bahwa satu-satunya cara mempertahankan posisi puncak adalah dengan terus bekerja keras dan meningkatkan kualitas tim.
Persiapan Hadapi Laga Berat Melawan Arema FC
Persija Jakarta saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 20 poin dari enam kemenangan, dua imbang, dan dua kekalahan. Tantangan berat menanti Macan Kemayoran saat bertandang ke markas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu 8 November 2025.
Fokus Tingkatkan Kualitas Tim
Emaxwell Souza menambahkan bahwa skuad asuhan Mauricio Souza harus terus berbenah dan meningkatkan kualitas dalam setiap sesi latihan. Persaingan ketat di Liga 1 diprediksi akan berlangsung hingga akhir musim kompetisi.
Artikel Terkait
BPBD DKI Tetapkan Siaga 1 Banjir di Pintu Air Angke Hulu, TMA Capai 350 Cm
5 Mei dalam Sejarah: Penemuan Galaksi, Petisi 50, dan Tragedi Kenya Airways
Penembakan di Dekat Gedung Putih, Pelaku Dilumpuhkan dan Seorang Anak Terluka
Dua Anak Harimau Sumatra Cacat Kaki Lahir di Konservasi Lembah Hijau Lampung, Bukti Keberhasilan Program Penangkaran