PARADAPOS.COM - Sebuah mobil Toyota Fortuner milik Pemerintah Kabupaten Mamuju terlibat dalam kecelakaan serius yang melibatkan seorang remaja sebagai pengemudinya. Peristiwa yang terjadi dini hari itu mengakibatkan dua warga terluka setelah mobil yang melaju kencang menabrak sebuah warung. Polisi kini tengah menyelidiki kronologi lengkap insiden tersebut.
Kronologi Kejadian di Jalan Yos Sudarso
Insiden berlangsung di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Mamuju, tepat pada pukul 00.01 WITA, Jumat (6/2). Mobil Fortuner yang dikemudikan oleh seorang remaja berinisial FA (16) tersebut bergerak dari arah barat menuju utara. Menurut keterangan polisi, kecepatan tinggi menjadi faktor utama yang memicu musibah.
Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, menjelaskan kondisi di tempat kejadian perkara. "Mobil yang dikendarai FA bergerak dari arah barat ke utara. Namun pada saat di tempat kejadian perkara (TKP), pengemudi melaju dengan kecepatan tinggi," tuturnya.
Mobil Keluar Jalur dan Menabrak
Akibat kecepatan tinggi, FA diduga kehilangan kendali atas kendaraannya. Mobil itu kemudian naik ke trotoar, keluar dari jalur, dan meluncur ke arah kanan hingga menghantam sebuah warung. Benturan yang keras itu tidak hanya merusak bangunan.
Herman Basir memaparkan dampak tabrakan tersebut lebih lanjut. "Mobil menabrak tiang rumah, dan kendaraan yang terparkir di dalam rumah sebanyak 3 unit, kemudian menabrak 2 orang yang sedang duduk dan mengobrol," jelasnya.
Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Dua orang yang menjadi korban tabrakan adalah penjaga warung setempat. Mereka berinisial AF (21) dan AM (19). Keduanya mengalami luka-luka dan harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, kedua korban menderita luka memar serta patah tulang di bagian kaki. Kondisi mereka kini masih dalam pemantauan tim medis.
Status Pengemudi dan Kendaraan Dinas
Fakta yang menarik perhatian publik adalah identitas pengemudi dan kepemilikan kendaraan. FA ternyata merupakan anak dari seorang Kepala Bidang Aset di Pemerintah Kabupaten Mamuju. Sementara itu, Toyota Fortuner yang terlibat dalam kecelakaan ini dikonfirmasi sebagai aset atau kendaraan dinas milik Pemkab Mamuju.
Penggunaan kendaraan dinas oleh seorang remaja di luar jam operasional, apalagi hingga menyebabkan kecelakaan, tentu memunculkan sejumlah pertanyaan. Investigasi lebih mendalam diharapkan dapat mengungkap alur peristiwa dan pertanggungjawaban atas insiden ini secara jelas.
Artikel Terkait
Bunga Bangkai Raksasa Mekar Sempurna di Kebun Raya Bogor, Diserbu Pengunjung
Ribuan Siswa di Bandung Alami Gangguan Kesehatan Mental, BPJS Tegaskan Aturan Penolakan Pasien
KLHK Segel Insinerator di Bali, Waste to Energy Jadi Solusi 2026
BMKG Waspadakan Potensi Hujan Disertai Petir di Jakarta Hari Ini