BWF Umumkan Transformasi Besar-Besaran pada Struktur Kompetisi Bulutangkis Mulai 2027

- Selasa, 10 Februari 2026 | 12:00 WIB
BWF Umumkan Transformasi Besar-Besaran pada Struktur Kompetisi Bulutangkis Mulai 2027

PARADAPOS.COM - Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) dan mitra strategisnya, Infront, secara resmi mengumumkan serangkaian kebijakan transformatif untuk masa depan olahraga ini. Kebijakan baru yang akan mulai berlaku bertahap ini dirancang untuk mendorong pertumbuhan global bulutangkis dengan pendekatan yang lebih modern, kompetitif, dan berkelanjutan. Langkah ini merupakan bagian dari perpanjangan kerja sama jangka panjang kedua lembaga hingga 2034, yang berfokus pada penyempurnaan struktur kompetisi, peningkatan kualitas siaran, serta pengalaman yang lebih baik bagi atlet dan penggemar.

Transformasi Struktur Kompetisi dan Siaran

Pilar utama dari perubahan ini adalah transformasi mendasar pada BWF World Tour. Mulai 2027, struktur turnamen akan direvitalisasi menjadi enam level yang mencakup total 36 kejuaraan. Yang paling mencolok adalah penetapan lima turnamen Super 1000 premium, yang akan diselenggarakan di Asia dan Eropa dengan format yang diperluas. Turnamen kelas atas ini akan berlangsung selama 11 hari, menampilkan fase grup untuk nomor tunggal (48 pemain) dan sistem gugur untuk ganda (32 pasang), dengan seluruh pertandingan disiarkan secara global.

Secara paralel, komitmen terhadap eksposur media juga ditingkatkan secara dramatis. Jumlah pertandingan yang diproduksi khusus untuk siaran televisi diproyeksikan melonjak dari sekitar 1.410 menjadi hampir 3.000 pertandingan per tahun di seluruh rangkaian turnamen. Peningkatan skala produksi ini diharapkan dapat menjangkau pasar baru dan memperkuat posisi bulutangkis sebagai tontonan olahraga utama dunia.

Peningkatan Kualitas dan Prestise Turnamen

Pembaruan ini tidak hanya tentang kuantitas, tetapi juga kualitas dan prestise. Total hadiah uang tahunan di BWF World Tour akan ditingkatkan menjadi US$26,9 juta, memberikan insentif finansial yang lebih besar bagi atlet. Untuk pertama kalinya, turnamen level Super 100 akan diintegrasikan secara resmi ke dalam rangkaian World Tour, menciptakan jalur karier yang lebih jelas bagi pemain yang sedang naik daun.

Sementara itu, turnamen di level Super 750, 500, 300, dan 100 akan tetap berdurasi enam hari, namun dengan lebih banyak pertandingan yang disiarkan. Pendekatan bertingkat ini dirancang untuk menciptakan kalender yang lebih seimbang, menjaga intensitas kompetisi, sekaligus mempertimbangkan beban fisik para atlet.

Reformasi pada Kejuaraan Major Dunia

Perubahan signifikan juga menyentuh kejuaraan bergengsi dunia. Kejuaraan Dunia BWF akan mengadopsi format fase grup yang diikuti babak gugur, memastikan setiap peserta memainkan minimal dua pertandingan. Kebijakan ini dinilai dapat mengurangi risiko eliminasi dini dan meningkatkan keterlibatan penggemar dari berbagai negara.

Mulai tahun yang sama, BWF Sudirman Cup Finals serta BWF Thomas & Uber Cup Finals akan diperluas dengan menambah kuota tim peserta. Tujuannya adalah untuk memperluas representasi internasional dan meningkatkan keragaman persaingan. Ketiga kejuaraan utama ini akan dikemas sebagai festival bulutangkis global selama dua minggu, dengan rekor jumlah siaran televisi selama 12 hari penyelenggaraan.

Fokus pada Kesejahteraan dan Performa Atlet

Di balik semua perubahan format dan komersialisasi, BWF menekankan bahwa kesejahteraan atlet menjadi pertimbangan sentral. Penyesuaian durasi turnamen dan penjadwalan yang lebih terstruktur bertujuan memberikan waktu pemulihan yang lebih optimal bagi pemain.

Seperti diungkapkan dalam pernyataan resmi, kebijakan ini sejalan dengan visi BWF untuk mendukung performa puncak atlet sekaligus menjaga keberlanjutan karier mereka di level tertinggi. Dengan kata lain, transformasi ini tidak hanya membangun panggung yang lebih megah, tetapi juga memastikan fondasinya kuat dan mendukung para pelaku utamanya.

Melalui paket kebijakan komprehensif ini, BWF secara tegas menempatkan bulutangkis pada lintasan menuju era baru. Era yang tidak hanya mengejar relevansi dan daya saing global, tetapi juga berkomitmen pada pengembangan ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan untuk semua pihak yang terlibat.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar