Korlantas Tinjau Kesiapan Tol Bocimi untuk Antisipasi Macet Arus Mudik Lebaran

- Kamis, 19 Februari 2026 | 11:25 WIB
Korlantas Tinjau Kesiapan Tol Bocimi untuk Antisipasi Macet Arus Mudik Lebaran

PARADAPOS.COM - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho memimpin peninjauan langsung kesiapan Tol Fungsional Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) pada Kamis (19/2/2026). Inspeksi ini merupakan bagian dari persiapan menyambut puncak arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah, dengan tujuan utama mengurai potensi kemacetan parah di jalur arteri nasional yang menghubungkan Bogor dan Sukabumi.

Strategi Pengalihan Arus Kendaraan

Dalam peninjauan yang didampingi sejumlah pejabat utama Korlantas dan Dirlantas Polda Jabar itu, Irjen Agus menjelaskan skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan. Pengoperasian Tol Fungsional Bocimi Seksi 3, sepanjang kurang lebih 5 kilometer dari Parung Kuda hingga Exit Karang Tengah, diharapkan menjadi solusi strategis.

Kendaraan dari arah Jakarta yang menuju kawasan Palabuhan Ratu atau Cibadak akan dialihkan keluar lebih awal melalui Exit Tol Parung Kuda. Sementara itu, kendaraan dengan tujuan Kota Sukabumi diarahkan untuk masuk dan menggunakan tol fungsional ini, lalu keluar di Exit Karang Tengah untuk melanjutkan perjalanan via jalan nasional.

Irjen Agus Suryonugroho menegaskan pentingnya langkah antisipasi ini. "Hari ini kami bersama PJU dan Dirlantas Jabar mengecek langsung kesiapan jalur. kita survei, khususnya Tol Bocimi yang nanti fungsional dari Cibadak menuju Karang Tengah. Jadi sepanjang 5 kilometer ini sangat strategis untuk memecah jalur yang ada di arteri/nasional, khususnya menghindari dari kemacetan di Pasar Cibadak," jelasnya.

Mempercepat Waktu Tempuh dan Mengurangi Beban Jalan

Selain bertujuan memecah kepadatan, skema ini diharapkan mampu mempercepat waktu tempuh perjalanan. Dengan memanfaatkan ruas fungsional, beban lalu lintas di jalan nasional yang kerap padat, terutama di titik-titik seperti Pasar Cibadak, dapat dikurangi secara signifikan.

Irjen Agus menambahkan, "Arus yang dari Jakarta menuju Sukabumi itu bisa kita pecah menjadi dua, baik yang melalui arteri dan fungsional."

Untuk mendukung kelancaran skema ini, Korlantas Polri bersama Ditlantas Polda Jawa Barat juga menyiapkan rekayasa lanjutan di titik pertemuan antara keluar tol dan jalan nasional. Pelaksanaannya nanti akan disesuaikan dengan kondisi lapangan dan menggunakan diskresi kepolisian untuk mengatasi situasi yang dinamis.

Dukungan dari Pengelola Jalan Tol

Kesiapan infrastruktur turut menjadi perhatian dalam peninjauan ini. Direktur Utama PT Trans Jawa Barat, Abdul Hakim, menyatakan bahwa ruas yang akan difungsikan tersebut memang dipersiapkan khusus untuk mendukung mobilitas masyarakat pada momen arus mudik Lebaran.

Abdul Hakim memaparkan rincian teknisnya. "Kita mempersiapkan kurang lebih 5 kilometer dari Parung Kuda sampai nanti di ujungnya keluar di Karang Tengah. Karang Tengah itu nanti keluarnya nyambung di jalan nasional yang sudah melewati beberapa titik-titik yang padat Pasar Cibadak," ujarnya.

Langkah proaktif dengan mengoperasikan tol secara fungsional ini mencerminkan upaya konkret untuk mengatasi tantangan tahunan arus mudik. Diharapkan, kolaborasi antara kepolisian dan pengelola jalan tol ini tidak hanya memperlancar arus kendaraan, tetapi juga meningkatkan keselamatan berkendara bagi seluruh pemudik yang melintas di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar