Polisi Padang Bubarkan Balap Liar, 14 Remaja Diamankan dan 10 Motor Disita

- Kamis, 19 Februari 2026 | 12:25 WIB
Polisi Padang Bubarkan Balap Liar, 14 Remaja Diamankan dan 10 Motor Disita

PARADAPOS.COM - Tim gabungan Polresta Padang membubarkan aksi balap liar yang melibatkan belasan remaja di kawasan Taman Melati, Kota Padang, pada Kamis (19/2/2026) dini hari. Operasi yang digelar usai waktu subuh itu berhasil mengamankan 14 pelaku dan 10 unit sepeda motor. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pengamanan rutin selama Ramadan untuk menciptakan kondisi kondusif bagi masyarakat yang beribadah.

Operasi Pengamanan di Waktu Sahur

Patroli pengamanan ini telah dipersiapkan sejak Rabu malam. Personel mulai beraksi usai salat tarawih dan mengintensifkan gerakan setelah waktu santap sahur serta salat Subuh. Titik-titik rawan di pusat kota, termasuk Taman Melati yang kerap menjadi lokasi berkumpul, menjadi sasaran penyisiran. Saat petugas tiba, sejumlah pelaku sempat berusaha kabur, memicu pengejaran singkat oleh anggota patroli roda dua di sekitar taman sebelum akhirnya dapat diamankan.

Pelaku Masih Di Bawah Umur, Motor Disita Sementara

Komandan Tim Khusus Alpha Polresta Padang, Ipda Fiki Indra Gani, mengonfirmasi hasil operasi tersebut. "Hasil dari patroli tersebut, sebanyak 10 unit roda dua dan 14 orang pelaku balap liar berhasil kami amankan di lapangan," jelasnya pada Kamis siang.

Dari pemeriksaan awal, terungkap bahwa mayoritas pelaku masih berstatus di bawah umur. Sebagai tindak lanjut, para remaja itu dibawa ke Mapolresta untuk mendapatkan pembinaan dengan melibatkan orang tua masing-masing. Sementara itu, untuk menimbulkan efek jera, polisi melakukan penilangan dan penyitaan sementara terhadap kendaraan yang digunakan.

Ipda Fiki menegaskan, motor-motor tersebut baru dapat diambil kembali oleh pemiliknya setelah hari raya Idulfitri. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk ketegasan sekaligus peringatan, baik bagi para pelaku maupun orang tua yang dianggap kurang melakukan pengawasan.

Respons atas Keluhan Masyarakat

Operasi ini dilaksanakan sesuai instruksi pimpinan untuk menjamin kekhusyukan ibadah di bulan Ramadan. Ipda Fiki mengungkapkan bahwa aksi balap liar kerap menimbulkan keluhan warga akibat kebisingan dan potensi bahaya yang ditimbulkan. "Kami akan siagakan personel setiap hari di sana. Ini adalah bentuk respons kami atas keluhan masyarakat yang merasa terganggu dengan kebisingan dan bahaya balap liar," pungkasnya.

Ke depan, Polresta Padang berencana menempatkan personel secara permanen di titik-titik rawan selama bulan puasa. Langkah preventif ini diharapkan dapat mengantisipasi gangguan kamtibmas serupa, seperti tawuran atau balap liar, sehingga suasana Ramadan tetap tenang dan aman.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar