PARADAPOS.COM - Sebuah lukisan karya mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), berhasil terjual dengan harga spektakuler sebesar Rp6,5 miliar dalam sebuah lelang amal. Karya bertajuk 'Kuat dan Energik Laksana Kuda Api' itu dilelang pada perayaan Hari Raya Imlek yang digelar Partai Demokrat di Djakarta Theater, Rabu (18/2/2026), dan dibeli oleh perwakilan Keluarga Dato Low (Low Tuck Kwong).
Detail Karya dan Makna Filosofis
Lukisan berukuran 130x80 cm itu menggambarkan seekor kuda api berwarna biru yang sedang berlari kencang, dengan kobaran api berwarna merah menyala di bagian belakangnya. SBY menciptakan karya ini khusus dalam rangka perayaan Imlek 2577 Kongzili, dan langsung dipajang di depan panggung acara.
Dalam penjelasannya, SBY menguraikan makna mendalam di balik pilihan warna dan simbol dalam karyanya. Api merah melambangkan energi, tekad, dan kekuatan untuk meraih tujuan. Sementara warna biru pada tubuh kuda dimaknai sebagai simbol perdamaian dan keteduhan.
"Jadi my imagination is, ada sebuah kuda api melambangkan tekad, kekuatan, energi, mencapai tujuan yang baik, tetapi dalam suasana kehidupan yang teduh," ungkapnya.
Suasana Sengit Lelang Amal
Proses lelang yang dipimpin oleh Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan, berlangsung sangat dinamis. Dibuka dengan harga awal Rp200 juta, penawaran langsung melesat tinggi diikuti oleh sejumlah kader partai dan pengusaha ternama.
Adu penawaran sempat menyentuh angka Rp1 miliar yang ditawarkan oleh Deddy Corbuzier. Suasana semakin panas ketika dua pihak, pengusaha Hermanto Tanoko dan perwakilan Keluarga Dato Low, saling bersaing dengan kelipatan penawaran mencapai miliaran rupiah. Pertarungan berakhir pada angka Rp6,5 miliar, yang akhirnya dimenangkan oleh keluarga Dato Low.
Dana Hasil Lelang untuk Kegiatan Kemanusiaan
Mengawali penjelasan tentang alokasi dana, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa seluruh hasil lelang akan digunakan untuk tujuan sosial. Dana tersebut akan dikelola partai untuk membantu masyarakat kurang sejahtera dari berbagai latar belakang.
"(Hasil lelang) Untuk membantu saudara-saudara kita, masyarakat kurang sejahtera yang Tionghoa, tapi juga semua. Bukan hanya warga Tionghoa, karena ini buat semua, karena Indonesia itu semua," jelas AHY.
Lelang ini bukan hanya mencerminkan apresiasi tinggi terhadap karya seni seorang mantan presiden, tetapi juga menunjukkan geliat filantropi dan semangat berbagi dalam momentum tahun baru Imlek. Nilai transaksi yang luar biasa tersebut memberikan kontribusi signifikan bagi aksi kemanusiaan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Artikel Terkait
Ketua IDAI Bantah Pernyataan Menkes Soal Ketersediaan Ahli Jantung Anak di RSUP Fatmawati
Lukisan SBY Terjual Rp6,5 Miliar dalam Lelang Sengit, Dibeli Taipan Low Tuck Kwong
Eggi Sudjana Beri Ultimatum Hukum ke Pandji Pragiwaksono Soal Materi Komedi
Wamenag Tolak Sweeping Rumah Makan Saat Ramadhan, Serukan Saling Hormati