Warga Yogya Tangkap Pelaku Pencurian Gas 3 Kg Berkat Kewaspadaan Komunal

- Minggu, 22 Februari 2026 | 18:25 WIB
Warga Yogya Tangkap Pelaku Pencurian Gas 3 Kg Berkat Kewaspadaan Komunal

PARADAPOS.COM - Seorang pelaku pencurian tabung gas elpiji 3 kg di Yogyakarta harus berhadapan dengan aksi warga yang telah siaga. Insiden yang terekam kamera pengawas itu terjadi setelah korban, yang sebelumnya juga pernah kehilangan gas, merasa diintai dan mengajak tetangga berjaga-jaga. Pelaku yang tertangkap basah akhirnya diamankan pihak berwajib setelah sempat dikepung massa.

Kronologi Penangkapan yang Terekam CCTV

Suasana malam di kawasan Suryowijayan, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, pada Sabtu (21/2) lalu, ternyata diwarnai kewaspadaan. Seorang warga, Pardiyo (59), merasa terusik oleh kehadiran seseorang yang berulang kali melintas di depan rumahnya dengan sepeda motor sekitar pukul 23.30 WIB. Kecurigaannya bukan tanpa alasan. Pengalaman kehilangan tabung gas elpiji sebelumnya membuatnya mengambil langkah antisipatif.

Bukannya diam, Pardiyo langsung mengkomunikasikan kekhawatirannya kepada warga sekitar. Mereka pun bersepakat untuk berjaga. Sementara warga lain memantau jalan, Pardiyo sendiri mengawasi area semak-semak di dekat rumahnya, meski saat itu belum menemukan hal yang mencurigakan.

Aksi Spontan Warga Saat Pelaku Beraksi

Kewaspadaan itu terbukti tidak sia-sia. Dalam rekaman CCTV yang kemudian viral, terlihat seorang warga tampak mengintai dari kejauhan. Saat pelaku—yang mengenakan topi dan jaket—mulai menggendong dua tabung gas dan hendak melarikan diri, warga tersebut bergerak cepat. Sebuah stik golf yang dibawanya dihantamkan ke tubuh pelaku, menggagalkan upaya kabur.

Hantaman itu membuat pelaku terpaksa melepaskan barang curiannya. Namun, jalan untuk melarikan diri sudah tertutup. Para warga yang telah siaga langsung mengepung dan mengamankannya sebelum kemudian menyerahkannya kepada polisi.

Konfirmasi dan Penjelasan Polisi

Ps. Kasihumas Polresta Yogyakarta, Ipda Anton Budi Susilo, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa aksi warga berawal dari laporan dan koordinasi yang dilakukan korban setelah merasa diintai.

"Berdasarkan kejadian sebelumnya di mana korban kehilangan tabung gas elpiji 3 kg, korban memberitahu warga bahwa ada orang mencurigakan. Korban berkoordinasi dengan warga untuk memantau sekitar jalan, sedangkan korban memantau area semak dekat rumah namun tidak ditemukan," ungkapnya.

Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya komunikasi dan kewaspadaan lingkungan. Meski berakhir dengan penangkapan, pihak berwajib selalu mengimbau masyarakat untuk menghindari tindakan main hakim sendiri dan segera melibatkan aparat untuk penanganan yang lebih prosedural.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar