Arsenal Hancurkan Tottenham 4-1, Kokoh di Puncak Klasemen

- Minggu, 22 Februari 2026 | 18:50 WIB
Arsenal Hancurkan Tottenham 4-1, Kokoh di Puncak Klasemen

PARADAPOS.COM - Arsenal menegaskan dominasinya dalam persaingan puncak klasemen Liga Inggris dengan menaklukkan Tottenham Hotspur 4-1 dalam Derbi London Utara yang panas. Pertandingan pekan ke-28 musim 2025/26 di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (22/2) malam WIB, itu dimenangkan The Gunners berkat dua gol masing-masing dari Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres. Kemenangan ini sekaligus menyempurnakan raihan poin sempurna mereka dalam dua pertemuan melawan rival sekota musim ini.

Dominasi Arsenal dan Peta Klasemen

Hasil ini semakin mengukuhkan posisi Arsenal di puncak klasemen dengan 61 poin dari 28 laga, meski hanya unggul tipis lima angka dari Manchester City di peringkat kedua yang baru menjalani 27 pertandingan. Di sisi lain, Spurs terperosok di urutan ke-16 dengan koleksi 29 poin, sebuah situasi yang tentu menimbulkan kekhawatiran bagi pendukung setia mereka. Kemenangan tandang ini bukanlah yang pertama bagi Arsenal, setelah sebelumnya mereka juga menang dengan skor telak 4-1 dalam pertemuan pertama di Emirates Stadium.

Jalan Pertandingan: Eze dan Gyokeres Jadi Penentu

Arsenal langsung menunjukkan intensitas tinggi sejak bola digulirkan. Tekanan mereka hampir membuahkan hasil awal, namun blok Radu Dragusin masih menyelamatkan gawang Spurs dari ancaman Leandro Trossard. Dominasi penguasaan bola The Gunners yang mencapai 74 persen di babak pertama akhirnya terkonversi menjadi gol pada menit ke-32.

Bukayo Saka, yang terus menjadi duri di sisi kanan pertahanan tuan rumah, berhasil menyarangkan umpan tarik datar. Eberechi Eze dengan tenang mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan yang tak bisa dihalangi Guglielmo Vicario.

Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Hanya berselang dua menit, Spurs membalas melalui Randal Kolo Muani yang melepaskan tendangan datar akurat dari dalam kotak penalti, mengoyak jala David Raya.

“Kami tahu mereka akan membalas, itu hal biasa dalam derbi. Tapi yang penting adalah bagaimana kami merespons, dan respons tim luar biasa hari ini,” ujar manajer Arsenal seusai laga, menekankan mentalitas timnya.

Babak Kedua dan Insiden yang Mengganggu

Memasuki babak kedua, Arsenal langsung mengambil alih kendali. Hanya dalam dua menit setelah restart, Viktor Gyokeres mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti, mengubah umpan silang Jurrien Timber menjadi gol yang menempatkan Arsenal kembali memimpin.

Spurs sempat berpesta sejenak ketika Kolo Muani kembali membobol gawang Arsenal pada menit ke-53. Namun, sorak-sorai di stadion segera mereda setelah wasit memutuskan membatalkan gol tersebut karena terlihat adanya pelanggaran oleh penyerang Prancis itu terhadap Gabriel Magalhaes.

“Saya melihat ada kontak dari belakang. Itu keputusan yang tepat, meski tentu saja dalam tempo permainan yang cepat, itu sulit bagi pemain untuk menerimanya,” jelas seorang analis yang mengamati dari pinggir lapangan.

Keputusan itu seolah mematahkan semangat Spurs. Arsenal, yang bermain dengan percaya diri, kemudian memperlebar jarak melalui Eberechi Eze yang mencetak gol keduanya pada menit ke-61, memanfaatkan kerja sama apik dengan Gyokeres dan Saka.

Suasana pertandingan sempat tegang di menit ke-76 ketika sebuah flare berwarna biru dilemparkan dari tribun ke area kotak penalti Arsenal, menghentikan jalannya pertandingan selama sekitar dua menit sebelum akhirnya bisa dilanjutkan.

Penutupan yang Sempurna untuk The Gunners

Meski sempat mendapat peluang emas melalui Djed Spence dan Richarlison di menit-menit akhir, Spurs gagal memperkecil ketinggalan. Arsenal justru yang menutup pertandingan dengan sempurna. Di masa injury time, Viktor Gyokeres menuntaskan aksinya dengan mencetak gol keempat sekaligus gol keduanya di laga itu, mengunci kemenangan 4-1 untuk pasukan dari utara London.

Laga ini bukan sekadar tentang tiga poin, tetapi juga pernyataan mental. Arsenal menunjukkan kedewasaan dan kontrol penuh atas permainan di kandang lawan yang sengit, sebuah modal berharga dalam perburuan gelar yang semakin memasuki tahap krusial.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar