IHSG Menguat 0,94% di Awal Sesi, Lanjutkan Penguatan

- Senin, 23 Februari 2026 | 02:50 WIB
IHSG Menguat 0,94% di Awal Sesi, Lanjutkan Penguatan

PARADAPOS.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Senin, 23 Februari 2026, dengan sentimen positif, melanjutkan penguatan dari pembukaan. Berdasarkan data real-time, indeks acuan Bursa Efek Indonesia itu tercatat menguat signifikan pada menit-menit awal sesi pagi, didorong oleh aliran dana masuk dan sentimen dari bursa global yang beragam.

Pergerakan IHSG di Awal Sesi

IHSG dibuka di level 8.334,543 dan langsung merangkak naik. Catatan hingga pukul 09.20 WIB menunjukkan indeks berada di posisi 8.349,592, atau mengalami penguatan 77,825 poin (0,94%). Dalam pergerakannya, IHSG sempat menyentuh level tertinggi harian di 8.375,081 dengan titik terendah di 8.327,567. Kinerja pagi ini tampak kontras dengan penutupan akhir pekan lalu, Jumat (20/2), di mana IHSG tercatat melemah tipis 0,03% dengan catatan net sell asing yang cukup besar, mencapai Rp361 miliar.

Sentimen dari Pasar Global

Dinamika pasar saham internasional memberikan warna beragam untuk perdagangan hari ini. Di Amerika Serikat, Wall Street ditutup menguat pada Jumat (21/2), dipimpin oleh saham-saham raksasa teknologi. Penguatan ini turut didorong oleh keputusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan tarif global era Presiden Donald Trump. Indeks S&P 500 naik 0,69%, Nasdaq melonjak 0,90%, dan Dow Jones bertambah 0,47%.

Sebaliknya, sesi Asia-Pasifik pada hari Jumat lalu menunjukkan performa yang tidak seragam. Tekanan pada sektor private credit dan meningkatnya ketegangan geopolitik membayangi pasar. Indeks Nikkei 225 Jepang dan Topix masing-masing merosot lebih dari 1%. Sementara itu, Kospi Korea Selatan justru menguat 2,31%, meski Kosdaq melemah. Pasar saham China dan Hong Kong masih libur menyambut Tahun Baru Imlek.

Proyeksi dan Rekomendasi Analis

Menyikapi beragam kondisi tersebut di atas, IHSG berpotensi untuk bergerak sideways hari ini. Diperkirakan, Support IHSG: 8200-8230 dan Resist IHSG: 8350-8420.

Ungkapan tersebut disampaikan oleh Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, dalam riset hariannya. Analis dari perusahaan sekuritas ternama itu juga memberikan sejumlah rekomendasi saham untuk diperhatikan investor.

Daftar Rekomendasi Trading Idea

Tim riset BNI Sekuritas menyebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, lengkap dengan level beli, target, dan cut loss-nya.

1. ERAA
Spec Buy dengan area beli di Rp422-Rp430, cutloss di bawah Rp418. Target dekat di Rp434-Rp440.

2. ARCI
Spec Buy dengan area beli di Rp1.785-Rp1.810, cutloss di bawah Rp1.760. Target dekat di Rp1.820-Rp1.850.

3. HRTA
Spec Buy dengan area beli di Rp2.730-Rp2.750, cutloss di bawah Rp2.700. Target dekat di Rp2.800-Rp2.860.

4. MEDC
Spec Buy dengan area beli di Rp1.720-Rp1.730, cutloss di bawah Rp1.700. Target dekat di Rp1.755-Rp1.780.

5. JPFA
Buy on Weakness dengan area beli di Rp2.320-Rp2.380, cutloss di bawah Rp2.300. Target dekat di Rp2.430-Rp2.480.

6. AMRT
Buy on Weakness dengan area beli di Rp1.790-Rp1.815, cutloss di bawah Rp1.780. Target dekat di Rp1.835-Rp1.870.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar