IHSG Diproyeksikan Lanjutkan Penguatan, Targetkan Level 8.500

- Selasa, 24 Februari 2026 | 07:50 WIB
IHSG Diproyeksikan Lanjutkan Penguatan, Targetkan Level 8.500

PARADAPOS.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa, 24 Februari 2026. Optimisme ini muncul setelah indeks berhasil ditutup menguat signifikan di level 8.396 pada sesi sebelumnya, Senin (23/2/2026), didorong oleh kepercayaan investor domestik dan penguatan nilai tukar rupiah di tengah dinamika pasar global yang masih bergejolak.

Sentimen Positif Berlanjut dari Sesi Sebelumnya

Perdagangan awal pekan memberikan sinyal menggembirakan bagi pasar modal domestik. IHSG tidak hanya parkir di zona hijau, tetapi meraih kenaikan solid sebesar 1,5 persen. Penguatan ini dinilai bukan sekadar koreksi teknikal semata, melainkan mencerminkan sentimen yang mulai membaik, baik dari faktor eksternal maupun internal. Kepercayaan investor lokal tampak lebih terbangun, didukung oleh kinerja mata uang yang memberikan angin segar.

Proyeksi Teknis dan Area Kunci yang Diperhatikan

Melihat momentum tersebut, analisis teknikal mengindikasikan ruang bagi IHSG untuk melanjutkan tren naik pada Selasa pagi. Indeks berpotensi untuk menguji area resisten berikutnya di kisaran 8.450 hingga 8.500.

Level psikologis 8.400 menjadi batas penting yang diamati ketat oleh para pelaku pasar. Kemampuan indeks untuk bertahan di atas zona ini seringkali menjadi penanda meningkatnya kepercayaan dan minat beli, yang dapat menjadi fondasi untuk penguatan yang lebih berkelanjutan.

Ketangguhan di Tengah Bayangan Global

Yang patut dicatat adalah ketangguhan yang ditunjukkan IHSG meskipun pasar keuangan global masih dibayangi ketidakpastian, terutama terkait kebijakan tarif dari Amerika Serikat. Situasi ini justru menyoroti peran stabil dari permintaan domestik dan ketertarikan investor terhadap aset-aset dalam negeri. Penguatan rupiah turut berperan sebagai katalis tambahan, meningkatkan daya tarik investasi portofolio.

Meski proyeksi hari ini cenderung positif, para analis tetap menyarankan kehati-hatian. Pergerakan pasar saham tetap sensitif terhadap perkembangan berita global yang bisa berubah dengan cepat, sehingga pengambilan posisi perlu disertai dengan manajemen risiko yang matang.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar