PARADAPOS.COM - Sejumlah isu strategis mewarnai pemberitaan terpopuler sepanjang Senin (25/5), mulai dari wacana pengalihan anggaran pensiun PNS untuk kesejahteraan PPPK, pengungkapan dugaan skandal proyek Chromebook di era Nadiem Makarim, hingga insiden pembongkaran kontainer timah oleh TNI AL di Batam. Tak kalah menarik, Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri mengaku menangis usai menonton film dokumenter tentang alih fungsi hutan, sementara Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyusun aturan teknis baru untuk peralatan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berikut rangkuman selengkapnya.
Anggaran Pensiun PNS untuk PPPK: Sebuah Wacana Baru
Pembahasan mengenai alokasi anggaran pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) kembali mencuat. Sejumlah kalangan menilai dana tersebut dapat dialihkan untuk meningkatkan kesejahteraan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK Paruh Waktu (P3K PW).
Gagasan ini mencakup pemasukan gaji PPPK ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Selain itu, status P3K PW juga diusulkan untuk ditingkatkan menjadi PPPK penuh waktu.
Sekretaris Jenderal DPP Forum Honorer Non-Kategori Dua Indonesia Tenaga Kependidikan (FHNK2I Tendik), Herlambang Susanto, menyampaikan pandangannya mengenai hal ini.
"Anggaran PNS yang pensiun bisa menyejahterakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK Paruh Waktu (P3K PW)," ujarnya.
Skandal Chromebook Era Nadiem: P2G Dukung Langkah Kejaksaan
Dari sektor pendidikan, Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) buka suara terkait dugaan korupsi proyek pengadaan Chromebook di era Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim. Kepala Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri, mengungkapkan adanya indikasi manipulasi opini publik secara masif.
Menurutnya, langkah yang dilakukan Kejaksaan Agung dalam mengusut kasus ini merupakan sebuah misi penting.
"P2G menegaskan bahwa langkah berani Kejaksaan Agung dalam mengusut tuntas skandal korupsi triliunan rupiah ini bukan sekadar penegakan hukum administratif, melainkan sebuah misi suci untuk merebut kembali hak-hak anak bangsa di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) yang anggarannya dirampok atas nama modernisasi," tegas Iman.
Kontainer Timah Dibongkar TNI AL di Batam, Perusahaan Protes
Sebuah insiden terjadi di Batam, Kepulauan Riau. Sebanyak 15 dari 25 kontainer milik perusahaan pertambangan PT Putra Mineral Mandiri (PMM) dilaporkan dibongkar paksa oleh jajaran TNI Angkatan Laut.
Belasan kontainer yang berisi mineral timah dan ilmenit itu rencananya akan diekspor ke Singapura. Pembongkaran terjadi pada Minggu (24/5) dini hari di Markas Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV Batam.
Kuasa hukum PT PMM, Poltak Silitonga, memprotes tindakan tersebut. Ia menilai pembongkaran kontainer bersegel itu tidak sesuai prosedur.
"Barang tujuan ekspor itu telah mengantongi dokumen resmi dan lolos verifikasi instansi terkait," ungkapnya.
Film Pesta Babi: Megawati Menangis dan Kritik Alih Fungsi Hutan
Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri tidak dapat menahan tangisnya setelah menyaksikan film dokumenter berjudul "Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita" karya Dandhy Laksono. Perasaan haru itu ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam forum bertajuk "Kedaulatan Kelautan Berbasis Kekayaan Hayati Kelautan" di Balai Senat Universitas Gadjah Mada, Jumat (22/5).
Dalam forum tersebut, Megawati menyampaikan kritiknya terhadap praktik alih fungsi hutan yang dinilainya merusak lingkungan. Ia menekankan pentingnya menjaga kekayaan alam Indonesia dari eksploitasi yang tidak bertanggung jawab.
BGN Siapkan Aturan Baru Peralatan Dapur MBG
Di sisi lain, Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyusun petunjuk teknis (juknis) baru. Aturan ini akan mengatur secara rinci peralatan yang wajib tersedia di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Langkah ini diambil untuk menjamin kualitas dan keamanan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa setiap SPPG harus dilengkapi dengan peralatan yang memadai.
"Setiap SPPG hendaknya melengkapi diri dengan peralatan memadai," jelasnya.
Beberapa alat yang wajib ada antara lain gudang basah, ruangan ber-AC, mesin pendingin (chiller), mesin pembeku (freezer), serta lemari pajang (showcase) dengan suhu yang dapat diatur.
Editor: Rico Ananda
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
KKP Gagalkan Penyelundupan 31.255 Benih Lobster di Pesisir Barat Lampung
Pasar Eropa Menguat di Tengah Harapan Kesepakatan Damai AS-Iran
Wall Street Tutup Total saat Memorial Day, Investor Manfaatkan Jeda untuk Evaluasi Reli Bersejarah
BMKG: Jakarta Barat dan Selatan Waspada Hujan Ringan Sore Ini, Wilayah Lain Cerah Berawan