PARADAPOS.COM - Menjelang arus mudik Lebaran 1447 H, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jangan Nasional (BPJN) Lampung menggenjot perbaikan jalan di tiga ruas utama Jalan Lintas Sumatera. Pekerjaan penutupan lubang di jalur strategis yang menjadi gerbang utama menuju Sumatera itu ditargetkan selesai sepuluh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026, guna menjamin keamanan dan kenyamanan perjalanan para pemudik.
Fokus pada Tiga Jalur Strategis
Kepala BPJN Lampung, Muhammad Ali Duhari, menjelaskan bahwa upaya perbaikan difokuskan pada tiga koridor vital: lintas barat, lintas tengah, dan lintas timur. Ketiganya merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Sumatera, sehingga kondisinya sangat krusial untuk kelancaran arus mudik.
“Kami menargetkan penutupan lubang di ruas jalan nasional ini dapat rampung paling lambat sepuluh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri, sehingga jalan dapat digunakan secara aman dan nyaman oleh para pemudik,” ujarnya pada Selasa, 24 Februari 2026.
Penyebab dan Titik Kerusakan
Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan nasional di Lampung terutama dipicu oleh lalu lintas yang sangat padat, didominasi oleh kendaraan angkutan barang berat yang seringkali melebihi muatan. Beban berlebih ini mempercepat degradasi permukaan jalan dan memunculkan lubang-lubang yang berbahaya.
Data dari BPJN Lampung menunjukkan kerusakan tersebar di sejumlah titik, dengan kondisi paling parah terjadi di jalur lintas tengah, khususnya pada ruas Terbanggi Besar hingga Way Kanan. Sementara itu, kerusakan di jalur lintas timur dilaporkan relatif lebih ringan.
Perbaikan Sementara untuk Antisipasi Mudik
Menyikapi kondisi tersebut, tim teknis telah dikerahkan untuk melakukan penanganan cepat. Perbaikan yang dilakukan bersifat sementara, sebagai langkah darurat untuk mengamankan jalan sebelum puncak arus mudik tiba.
“Perbaikan ini bersifat sementara sebagai langkah cepat menghadapi arus mudik Lebaran, agar para pemudik dapat melintas dengan aman dan nyaman,” jelas Muhammad Ali Duhari.
Target Penyelesaian dan Optimisme
Dengan total panjang jalan nasional yang dikelola mencapai sekitar 1.298 kilometer, BPJN Lampung menargetkan seluruh pekerjaan penutupan lubang dapat tuntas paling lambat pada 11 Maret 2026. Untuk memenuhi tenggat waktu yang ketat itu, sejumlah tim perbaikan telah disebar ke berbagai titik rawan di sepanjang ketiga lintasan.
Kepala BPJN Lampung menyatakan keyakinannya bahwa target tersebut dapat dipenuhi. Kesiapannya sangat penting mengingat posisi Lampung sebagai pintu gerbang utama Sumatera.
“Kami optimistis seluruh perbaikan dapat selesai tepat waktu, sehingga jalur lintas Sumatera di Lampung siap mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini,” tambahnya.
Diharapkan, upaya percepatan perbaikan ini tidak hanya meningkatkan keselamatan berkendara, tetapi juga mendukung mobilitas jutaan pemudik yang akan melintasi provinsi tersebut dalam perjalanan pulang kampung.
Artikel Terkait
Pelatih Indra Widjaja Apresiasi Program Aklimatisasi Tim Pelatnas Jelang All England 2026
Wagub Banten Turun Langsung Pantau Keamanan Ramadan 2026
Sidak Pasar Badak Pandeglang Temukan Dua Produk Mengandung Rhodamin B dan Formalin
DPRD Sulut Sahkan Tiga Ranperda Strategis, Termasuk RTRW 2025-2044