PARADAPOS.COM - Polres Metro Jakarta Selatan mengaktifkan kembali pos-pos Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya konkret untuk menjaga ketertiban di wilayah hukumnya, dengan melibatkan sinergi lintas unsur keamanan dan elemen masyarakat.
Sinergi Unsur Keamanan dan Masyarakat
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes I Putu Yuni Setiawan, menjelaskan bahwa pengaktifan pos Satkamling melibatkan berbagai pihak. Pos-pos tersebut akan diisi oleh gabungan personel dari Polri, TNI, dan Babinsa, membentuk sebuah jaringan pengamanan yang terintegrasi di tingkat lingkungan.
“Kita mengaktifkan kembali pos-pos Satkamling. Di situ terdiri dari semua unsur mulai dari Polri, TNI dan Babinsa,” jelasnya dalam Apel Siaga Kamtibmas yang digelar di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis.
Fokus Antisipasi Gangguan Khas Ramadhan
Operasi pengamanan kali ini memiliki sasaran yang spesifik, mengacu pada pola gangguan yang kerap muncul selama bulan puasa. Fokus utama tertuju pada pencegahan tawuran antar remaja, balap liar, serta fenomena unik seperti perang atau balap sarung yang marak terjadi di momen tertentu.
“Tindakan-tindakan yang mengganggu situasi kamtibmas, misal tawuran, balap liar, mungkin balap sarung atau perang sarung. Nah, itu yang kita antisipasi bersama,” tegas Kapolres Putu.
Selain mengandalkan aparat, peran serta masyarakat dinilai krusial. Polisi meminta partisipasi aktif dari berbagai elemen, mulai dari komunitas ojek daring, organisasi kemasyarakatan, hingga Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas), untuk saling memberikan informasi dan melakukan pencegahan dini di lingkungan masing-masing.
Waspadai Rumah Kosong Saat Arus Mudik
Menjelang puncak arus mudik Idul Fitri, pihak kepolisian juga memberikan imbauan khusus kepada warga. Masyarakat yang akan bepergian ke kampung halaman diminta untuk lebih berhati-hati dan memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan dalam keadaan kosong.
“Menjelang Idul Fitri, sudah banyak warga yang pulang kampung dan meninggalkan rumah kosong. Ini yang perlu kita jaga bersama agar tidak terjadi kriminalitas seperti pencurian maupun kejahatan lainnya,” ungkapnya.
Penguatan Skala Ibu Kota
Untuk mendukung operasi di tingkat polres, Polda Metro Jaya secara keseluruhan juga memperkuat kolaborasi dengan masyarakat. Upaya menjaga stabilitas Ibu Kota selama Ramadhan ini melibatkan sumber daya yang tidak sedikit.
Dalam skala yang lebih luas, Polda Metro Jaya mengerahkan sekitar 10.000 personel dari berbagai unsur untuk memastikan situasi tetap kondusif. Sementara untuk wilayah Jakarta Selatan sendiri, Polres setempat mengerahkan sebanyak 150 personel yang siap siaga di pos-pos Satkamling yang telah diaktifkan.
Artikel Terkait
Ammar Zoni Kecewa Dua Saksi Kunci Kasus Narkoba Absen di Sidang
Fadli Zon Resmikan Pemugaran Masjid Padang Betuah, Cagar Budaya Abad ke-19 di Bengkulu
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Pantai Ketewel Bali, Diduga Korban WNA
Dirjen AHU Tegaskan Orang Tua Tak Bisa Sepihak Alihkan Kewarganegaraan Anak