Perbasi Resmi Peringatkan Publik Soal Maraknya Penipuan Atas Nama Organisasi

- Senin, 02 Maret 2026 | 20:00 WIB
Perbasi Resmi Peringatkan Publik Soal Maraknya Penipuan Atas Nama Organisasi

PARADAPOS.COM - Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) secara resmi mengimbau publik untuk lebih berhati-hati terhadap maraknya penipuan yang memanfaatkan nama organisasi dan para pengurusnya. Peringatan ini dikeluarkan setelah muncul laporan tentang oknum yang mengatasnamakan Ketua Umum Perbasi, Budisatrio Djiwandono, untuk memungut biaya dengan dalih seleksi pemain atau program pembinaan basket.

Modus Penipuan yang Meresahkan

Menanggapi laporan yang beredar, Ketua Badan Legal, Etik, dan Disiplin DPP Perbasi, Fritz Edward Siregar, menegaskan bahwa organisasi sangat menyesalkan praktik semacam ini. Menurutnya, modus operandi para penipu ini beragam, mulai dari mengadakan uji coba (trial) palsu hingga menawarkan program pembinaan eksklusif yang sebenarnya tidak pernah disetujui secara resmi.

Fritz secara tegas menyatakan bahwa Perbasi tidak pernah mengeluarkan surat rekomendasi atau persetujuan apa pun untuk kegiatan yang mengatasnamakan Junior Basket Indonesia (JBI).

"Surat yang beredar dan diklaim berasal dari DPP Perbasi dipastikan tidak sah dan merupakan bagian dari upaya penipuan," jelasnya di Jakarta, Senin.

Mekanisme Resmi dan Larangan Pungutan Liar

Lebih lanjut, Fritz menggarisbawahi bahwa seluruh mekanisme resmi organisasi berjalan transparan dan tidak ada ruang untuk pungutan liar. DPP Perbasi, tegasnya, tidak pernah memungut biaya di luar ketentuan yang berlaku dan sama sekali tidak menunjuk pihak manapun untuk melakukan penggalangan dana secara pribadi atas nama organisasi. Pernyataan ini sekaligus menjadi panduan penting bagi para orang tua, atlet muda, dan pelaku dunia basket dalam membedakan kegiatan yang sah dari yang fiktif.

Imbauan untuk Publik dan Langkah Hukum

Dalam situasi ini, kewaspadaan dan verifikasi mandiri menjadi kunci. Fritz mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan keabsahan informasi sebelum mengambil keputusan, terutama yang berkaitan dengan pengeluaran uang.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi dan tidak melakukan pembayaran kepada pihak yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Bagi mereka yang merasa telah menjadi korban, organisasi mendorong untuk segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat penegak hukum. Di sisi internal, Perbasi juga akan melakukan penelusuran guna menjaga integritas dan rasa aman dalam ekosistem basket nasional, memastikan setiap program pengembangan berjalan pada koridor yang tepat.

Komitmen untuk Kemajuan Basket Indonesia

Di akhir pernyataannya, Fritz menekankan bahwa semangat untuk memajukan bola basket Indonesia harus diwujudkan dengan cara-cara yang bermartabat dan benar.

"Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama memajukan bola basket Indonesia demi prestasi yang membanggakan dengan cara-cara yang bermartabat dan benar untuk bangsa," tuturnya.

Pernyataan ini bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga cermin dari komitmen organisasi dalam membangun fondasi yang kuat dan berintegritas bagi olahraga basket di tanah air.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar