IRGC Serang Kapal Kargo MSC Sariska sebagai Balasan atas Serangan AS terhadap Kapal Iran

- Selasa, 02 Juni 2026 | 09:50 WIB
IRGC Serang Kapal Kargo MSC Sariska sebagai Balasan atas Serangan AS terhadap Kapal Iran
PARADAPOS.COM - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Selasa, 2 Juni 2026, mengumumkan telah menyerang kapal kargo MSC Sariska sebagai balasan atas serangan militer Amerika Serikat terhadap kapal Iran, Lian Star. Serangan rudal jelajah ini terjadi di dekat perairan Irak dan menandai eskalasi terbaru dalam ketegangan yang sudah memanas di kawasan Laut Oman dan Teluk Persia. IRGC menegaskan bahwa operasi ini merupakan respons langsung terhadap apa yang mereka sebut sebagai tindakan agresif Washington.

Serangan Balasan di Perairan Irak

Departemen Hubungan Masyarakat Angkatan Laut IRGC menyatakan bahwa MSC Sariska, sebuah kapal kargo berbendera Panama, dihantam rudal jelajah hingga mengalami ledakan besar. Operasi ini dilakukan beberapa hari setelah insiden yang menimpa kapal Iran, Lian Star. "Dalam respons terhadap serangan agresif tentara Amerika Serikat terhadap kapal Iran Lian Star di Laut Oman, Angkatan Laut IRGC melakukan operasi balasan dan menyerang MSC Sariska dengan rudal jelajah," demikian bunyi pernyataan resmi yang disampaikan melalui Sepah News.

Kronologi Serangan terhadap Lian Star

Menurut pernyataan yang sama, pada Jumat pekan lalu, sebuah pesawat Amerika Serikat menembakkan rudal AGM-114 Hellfire ke ruang mesin kapal kargo Lian Star di Laut Oman. Akibatnya, kapal yang saat itu sedang berlayar di perairan internasional tersebut dilaporkan lumpuh total. Pemerintah Iran dengan tegas mengecam tindakan tersebut sebagai terorisme maritim yang didukung negara. Teheran bersikukuh bahwa Lian Star hanyalah kapal komersial yang sedang menjalankan aktivitas normal ketika menjadi sasaran. Mereka menuduh Washington melanggar hukum internasional dan kedaulatan maritim Iran.

Ketegangan Regional yang Meluas

Insiden ini terjadi di tengah situasi keamanan yang semakin genting di perairan strategis Selat Hormuz dan Laut Oman. Dalam beberapa bulan terakhir, kawasan ini menjadi pusaran ketegangan yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Lebih jauh, Iran menyatakan bahwa Amerika Serikat dan Israel telah melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari lalu, menyerang infrastruktur sipil dan militer negara tersebut. Meskipun gencatan senjata yang dimediasi Pakistan telah berlaku sejak awal April, Washington disebut masih memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Peringatan Keras dari IRGC

Melalui pernyataan yang dikutip media Press TV, IRGC memperingatkan bahwa setiap tindakan agresif lebih lanjut oleh militer Amerika Serikat di kawasan akan mendapat respons tegas. Iran menegaskan tidak akan membiarkan pelanggaran terhadap kedaulatan negaranya tanpa balasan. Angkatan Laut IRGC juga menegaskan bahwa pihaknya tetap mengendalikan penuh keamanan di Selat Hormuz. Mereka memperingatkan bahwa setiap campur tangan militer asing di kawasan itu akan mendapat respons balasan secara langsung dan cepat. Suasana di lapangan menggambarkan kesiapan tempur yang tinggi, dengan patroli laut yang terus berlangsung di sepanjang jalur pelayaran vital tersebut.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar