Ibu Rumah Tangga Curi Rp15 Juta dari Lapak di Pasar Pandaan, Terekam CCTV

- Jumat, 06 Maret 2026 | 20:00 WIB
Ibu Rumah Tangga Curi Rp15 Juta dari Lapak di Pasar Pandaan, Terekam CCTV

PARADAPOS.COM - Seorang ibu rumah tangga berhasil mencuri uang tunai Rp15 juta dari sebuah lapak di Pasar Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Jumat (6/3/2026). Pelaku yang menyamar sebagai pembeli ini beraksi dengan tenang di tengah keramaian pasar, memanfaatkan kelengahan pedagang yang sedang sibuk melayani pelanggan lain. Aksi pencurian itu terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian.

Modus Penyamaran di Tengah Keramaian

Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan momen kejadian secara detail. Seorang wanita berhijab dan bermasker terlihat memasuki area lapak, berbaur layaknya pembeli yang sedang memilih barang. Dengan sikap yang tenang dan tidak terburu-buru, ia mengamati situasi di sekitarnya, menunggu momen yang tepat saat perhatian penjaga toko teralihkan.

Pelaku tidak menunjukkan gelagat mencurigakan. Ia tampak seperti pengunjung pasar biasa yang sedang melihat-lihat dagangan, sehingga tidak menarik kecurigaan siapa pun yang ada di sekitarnya pada saat itu.

Momen Lengah dan Aksi Cepat

Kesempatan datang ketika pemilik kios dan karyawannya sibuk melayani pembeli lain. Dalam sekejap, wanita itu meraih satu ikat uang kertas senilai Rp15 juta yang tergeletak di dekat area kasir. Untuk menyamarkan aksinya, ia dengan cerdik menutupi uang tersebut dengan barang belanjaan yang ia pegang, sebelum kemudian berjalan meninggalkan lapak dengan santai.

Korban, seorang pedagang bernama Yuni, baru menyadari kehilangan tersebut sekitar dua jam setelah kejadian. Pengecekan dilakukan saat ia hendak menyimpan uang hasil penjualan.

"Pas tas dibuka, uang satu ikat Rp15 juta sudah hilang. Saya langsung cek CCTV, ternyata ada ibu-ibu yang ambil pas kami lagi sibuk melayani pembeli," tuturnya, menggambarkan momen ia menemukan barangnya raib.

Diduga Bukan Aksi Pertama Kali

Menariknya, insiden ini diduga bukan merupakan tindakan pertama sang pelaku. Beberapa pedagang lain di Pasar Pandaan mengenali ciri-ciri wanita dari rekaman CCTV tersebut. Mereka menyebutkan bahwa modus operandi yang serupa pernah terjadi sebelumnya di kawasan pasar yang sama, mengindikasikan bahwa pelaku mungkin telah berpengalaman dan mengenal pola aktivitas di lokasi tersebut.

Informasi dari para pedagang ini memberikan dimensi baru pada kasus ini, menunjukkan kemungkinan adanya pola kejahatan yang terencana dan berulang di lingkungan pasar tradisional.

Penyelidikan Berlangsung dan Imbauan Kewaspadaan

Kapolsek Pandaan, Kompol Slamet Prayitno, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi mengenai pencurian ini. Rekaman CCTV yang menjadi barang bukti utama telah diamankan untuk membantu proses penyelidikan dan identifikasi pelaku.

"Kasus ini sudah dilaporkan dan sedang kami tindak lanjuti. Kami mengimbau para pedagang untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi pasar sedang ramai, guna mengantisipasi kejahatan serupa," jelasnya menekankan pentingnya langkah pencegahan.

Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku berdasarkan identitas visual yang terekam kamera. Insiden ini menjadi pengingat bagi para pelaku usaha, khususnya di pasar tradisional yang ramai, untuk selalu menjaga aset mereka meski di tengah kesibukan melayani pembeli.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar