Jadwal Imsak dan Salat 19 Ramadan 1447 H di Medan Ditetapkan Kemenag

- Senin, 09 Maret 2026 | 00:00 WIB
Jadwal Imsak dan Salat 19 Ramadan 1447 H di Medan Ditetapkan Kemenag

PARADAPOS.COM - Umat Muslim di Kota Medan dan sekitarnya dapat merujuk pada jadwal salat dan imsakiyah resmi untuk menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 H. Berikut adalah jadwal lengkap untuk Senin, 19 Ramadan 1447 H atau bertepatan dengan 9 Maret 2026, yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Jadwal Lengkap Ibadah 19 Ramadan di Medan

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, waktu-waktu ibadah untuk wilayah Medan pada hari tersebut adalah sebagai berikut. Imsak menjadi penanda dimulainya pantang, disusul oleh waktu Subuh. Seluruh jadwal ini penting untuk diperhatikan agar ibadah puasa dan salat dapat dilaksanakan tepat pada waktunya.

IMSAK 05:09
SUBUH 05:19
TERBIT 06:30
DUHA 06:58
ZUHUR 12:39
ASAR 15:51
MAGRIB 18:41
ISYA' 19:49

Menyambut Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir

Memasuki fase sepuluh malam terakhir Ramadan, semangat beribadah biasanya kian menguat. Momen ini sangat dinantikan karena di dalamnya terdapat Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Seperti diriwayatkan dalam berbagai hadis, Rasulullah SAW sendiri mengkhususkan diri dengan meningkatkan intensitas ibadah pada malam-malam tersebut, terutama pada malam-malam ganjil.

Doa Utama di Malam Penuh Berkah

Salah satu amalan utama yang diajarkan Nabi Muhammad SAW untuk dibaca pada malam-malam tersebut adalah doa memohon ampunan. Doa ini mengandung makna yang dalam, mengakui sifat Allah Yang Maha Pengampun dan mencintai untuk mengampuni hamba-Nya.

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni,”

Ungkapan doa ini, yang berarti "Ya Allah, Engkau Maha Pengampun, Engkau mencintai ampunan, maka ampunilah aku," menjadi pegangan umat Islam dalam meraih keberkahan malam yang agung.

Mengisi Waktu dengan Amalan Mulia

Selain memperbanyak doa, terdapat beberapa ikhtiar lain yang dianjurkan untuk mendekatkan diri dan mengharap keutamaan Lailatul Qadar. Ibadah-ibadah sunah seperti salat malam, membaca Al-Qur'an, berzikir, serta bersedekah sangat dianjurkan untuk diperbanyak. Tradisi iktikaf, atau berdiam diri di masjid dengan niat ibadah, juga merupakan sunah Nabi yang sangat ditekankan pada sepuluh hari terakhir Ramadan ini. Intensitas dan kekhusyukan dalam beramal menjadi kunci utama dalam menyambut malam yang penuh kemuliaan tersebut.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar