IHSG Bangkit 1,44% di Awal Perdagangan, Pulih dari Koreksi Tajam

- Selasa, 10 Maret 2026 | 03:00 WIB
IHSG Bangkit 1,44% di Awal Perdagangan, Pulih dari Koreksi Tajam

PARADAPOS.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan sinyal pemulihan pada pembukaan perdagangan Selasa, 10 Maret 2026, setelah terkoreksi tajam sehari sebelumnya. Indeks utama pasar modal Indonesia itu menguat 105,68 poin (1,44%) ke level 7.443,05, didorong oleh sentimen positif dari Wall Street dan harapan meredanya tekanan geopolitik yang sempat mengguncang pasar.

Sentimen Global dan Penguatan Indeks Unggulan

Pergerakan naik IHSG pagi ini selaras dengan tren positif di bursa saham Amerika Serikat. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing tercatat menguat, memberikan angin segar bagi pasar keuangan global. Di dalam negeri, penguatan juga terlihat pada indeks LQ45 yang naik 1,33% ke level 760,56, mengindikasikan bahwa pemulihan turut didukung oleh saham-saham berkapitalisasi besar dan likuid.

Koreksi Tajam di Balik Pemulihan

Penguatan hari ini terasa lebih bermakna karena terjadi setelah tekanan yang cukup dalam. Pada perdagangan Senin, IHSG sempat terjun bebas hingga menyentuh level 7.156 sebelum akhirnya ditutup melemah 3,27% di 7.337. Gejolak tersebut terutama dipicu oleh eskalasi ketegangan di Timur Tengah yang mendorong harga minyak dunia melampaui US$100 per barel, memicu kekhawatiran akan dampaknya terhadap perekonomian, termasuk APBN Indonesia.

Analis BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hariannya mengonfirmasi hal ini. "Kondisi ini juga memicu kekhawatiran terhadap APBN Indonesia akibat potensi kenaikan subsidi energi," jelasnya.

Sentimen domestik waktu itu juga dibebani oleh pelemahan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada bulan Februari, yang menambah tekanan terhadap pasar.

Peluang Rebound Teknis Terbuka

Meski sempat terpuruk, analisis teknikal menunjukkan ruang untuk pemulihan masih terbuka. Koreksi harga minyak global setelah rencana negara-negara G7 melepas cadangan minyak strategis menjadi salah satu faktor pendorong. Selain itu, posisi banyak saham yang telah berada di area support dan kondisi oversold dinilai membuka peluang untuk rebound.

Analis dari BRI Danareksa Sekuritas memaparkan peta teknis pasar. "Secara teknikal, support IHSG berada di 7.200–7.300 dengan resistance di 7.400–7.500, sementara pasar juga menantikan rilis data Retail Sales Indonesia," tulisnya.

Rekomendasi Saham untuk Diperhatikan

Dalam situasi pasar yang berusaha bangkit ini, sejumlah emiten dinilai memiliki prospek menarik untuk dipantau pergerakannya. Rekomendasi saham yang disebutkan antara lain PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP).

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar