Kemendagri Gelar Workshop Penguatan Manajemen Talenta ASN Berbasis Sistem Merit

- Rabu, 11 Maret 2026 | 02:00 WIB
Kemendagri Gelar Workshop Penguatan Manajemen Talenta ASN Berbasis Sistem Merit

PARADAPOS.COM - Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri (BSKDN Kemendagri) menggelar workshop penguatan manajemen talenta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan yang berlangsung di Jakarta pada Senin (9/3) ini bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan melalui pengelolaan sumber daya manusia yang lebih profesional dan berbasis sistem merit.

Momentum Penting Penguatan SDM

Sekretaris BSKDN Kemendagri, Noudy R.P. Tendean, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para narasumber. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan internal BSKDN.

“Penyelenggaraan workshop ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam memperkuat kapasitas kelembagaan BSKDN melalui pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang lebih profesional, terencana, dan berbasis merit sistem,” jelasnya.

Pilar Birokrasi Modern

Lebih lanjut, Noudy memaparkan bahwa dalam konteks birokrasi modern, penguatan manajemen talenta ASN menjadi pilar kunci. Tujuannya adalah mewujudkan birokrasi yang tidak hanya profesional, tetapi juga adaptif dan berdaya saing, selaras dengan agenda reformasi birokrasi yang telah berjalan.

Menurutnya, penerapan sistem ini penting untuk memastikan setiap pegawai dengan potensi terbaik dapat dikembangkan secara optimal.

“Setiap ASN memiliki potensi dan kompetensi terbaik yang kemudian dapat dipersiapkan serta dikembangkan secara optimal untuk menduduki posisi-posisi strategis dalam organisasi. Itu letak pentingnya dari manajemen talenta,” tegas Noudy.

Prestasi dan Semangat Pengembangan Diri

Noudy juga mengungkapkan bahwa kualitas SDM BSKDN telah terbukti melalui berbagai prestasi dalam kegiatan pengembangan kompetensi. Capaian ini, menurutnya, menunjukkan fondasi sumber daya manusia yang sudah mumpuni.

“Tim dari BSKDN menunjukkan berbagai prestasi dari peringkat pertama, maupun peringkat yang kedua. Ini menunjukkan bahwa kualitas SDM yang ada di BSKDN itu sangat mumpuni,” ungkapnya.

Di sisi lain, ia menekankan bahwa peningkatan kompetensi adalah hak sekaligus kebutuhan bagi setiap ASN. Oleh karena itu, setiap kesempatan pelatihan harus dimanfaatkan secara maksimal untuk pengembangan diri.

“Jadi saya berharap workshop manajemen talenta saat ini memberikan semangat bagi kita semua ASN di lingkungan BSKDN untuk menggali dan mengembangkan segala potensi yang dimiliki,” tambahnya.

Sistem Merit Menuju Birokrasi Kelas Dunia

Dalam workshop yang sama, perwakilan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Junaidi Sinaga, turut memberikan penjelasan. Ia menyoroti peran sistem merit sebagai fondasi utama pengelolaan ASN yang berintegritas, yang sejalan dengan desain besar menuju birokrasi kelas dunia pada 2045.

“Tentu di sana adalah tujuannya bagaimana menghadirkan ASN yang berintegritas, aktif, dan kompeten untuk sampai pada goals bersama ini,” pungkas Junaidi.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar