Pelni Balikpapan Tambah Armada dan Frekuensi Layar Antisipasi Mudik Lebaran 2026

- Minggu, 15 Maret 2026 | 12:50 WIB
Pelni Balikpapan Tambah Armada dan Frekuensi Layar Antisipasi Mudik Lebaran 2026

PARADAPOS.COM - Menghadapi lonjakan pemudik Lebaran 2026, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Balikpapan melakukan penyesuaian operasional yang signifikan. Perusahaan pelayaran nasional itu menambah jumlah armada kapal penumpang dari tiga menjadi lima unit sekaligus meningkatkan frekuensi pelayaran hingga tujuh kali lipat pada rute tersibuk. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan minat masyarakat menggunakan transportasi laut sekaligus menjaga kenyamanan dan keselamatan penumpang.

Antisipasi Lonjakan Penumpang

Kepala Cabang Pelni Balikpapan, Ridwan Mandaliko, menjelaskan bahwa penambahan armada merupakan respons terhadap tingginya okupansi kapal. Peningkatan ini tidak hanya dalam jumlah unit, tetapi juga dalam intensitas pelayaran, khususnya untuk rute yang paling banyak diminati.

"Tahun ini secara reguler ada tiga kapal, namun karena melihat okupansi penumpang sangat tinggi, kami menambah dua kapal ekstra. Jadi dari sebelumnya tiga kapal yang beroperasi di Balikpapan menjadi lima kapal," jelasnya dalam keterangan resmi, Minggu (15/3/2026).

Fokus Pada Rute Utama

Perhatian khusus diberikan pada rute Balikpapan-Surabaya, yang menjadi jalur paling padat. Ridwan memaparkan, frekuensi kunjungan kapal pada jalur ini ditingkatkan secara drastis. Dari yang sebelumnya hanya satu hingga dua kali dalam sebulan, pada puncak arus mudik Lebaran tahun ini menjadi tujuh kali kunjungan.

Perkiraan angka penumpang juga menunjukkan tren naik. Ridwan mengungkapkan, jumlah pemudik yang menggunakan layanan Pelni tahun ini diproyeksikan meningkat sekitar 5 hingga 6 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.

Komitmen Terhadap Keamanan dan Kenyamanan

Di balik upaya penambahan kapasitas ini, Pelni tetap menegaskan komitmennya terhadap protokol keselamatan. Perusahaan secara ketat mengikuti kebijakan yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan terkait pembatasan jumlah penumpang di atas kapal.

Ridwan menuturkan, kapasitas penumpang yang diberlakukan saat ini masih dalam koridor dispensasi, yaitu berkisar antara 40 hingga 42 persen dari total kapasitas normal kapal. Kebijakan pembatasan ini dipertahankan dengan pertimbangan utama untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan mudik laut.

Sejumlah kapal yang telah disiagakan untuk operasi mudik Lebaran ini antara lain KM Dorolonda, KM Bukit Siguntang, KM Lambelu, KM Dobonsolo, dan KM Sinabung. Dengan langkah-langkah tersebut, Pelni Balikpapan berupaya memastikan kelancaran arus mudik dan pulang kampung masyarakat Kalimantan Timur melalui jalur laut.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar