PARADAPOS.COM - Pemerintah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengimbau para pemudik yang akan melintasi jalur Pantura untuk ekstra waspada. Imbauan ini dikeluarkan menyusul kondisi Jalan Lingkar Selatan atau Ring Road Tuban yang dilaporkan mengalami kerusakan parah di sejumlah titik. Dengan arus mudik Lebaran yang meningkat, kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.
Kondisi Jalan yang Mengkhawatirkan
Pantauan di lapangan menunjukkan, ruas jalan sepanjang kurang lebih 21 kilometer yang melingkari bagian selatan Kabupaten Tuban itu dipenuhi dengan lubang dalam dan permukaan yang tidak rata. Material seperti pasir juga terlihat berserakan di badan jalan, menambah risiko bagi pengguna jalan. Yang memprihatinkan, kerusakan ini terjadi berulang meski sebelumnya telah beberapa kali dilakukan perbaikan.
Akibatnya, ruas ini kerap menjadi lokasi kejadian kecelakaan tunggal, terutama yang melibatkan sepeda motor. Tidak hanya itu, kendaraan berat seperti truk dan pikap pun kerap menjadi korban, dengan beberapa laporan mengenai kendaraan yang mengalami patah as roda setelah melewati jalan yang rusak tersebut.
Upaya Swadaya Warga dan Tanggapan Pemerintah
Menyikapi kondisi yang berlarut-larut, sejumlah warga sekitar bahkan mengambil inisiatif untuk menambal lubang secara mandiri menggunakan material batu kapur. Sayangnya, upaya swadaya ini sifatnya sangat temporer. Tingginya volume kendaraan, terutama kendaraan berat, membuat tambalan tersebut rusak kembali dalam waktu singkat.
Kekhawatiran warga diungkapkan oleh Ramani, salah seorang masyarakat setempat. Ia menuturkan bahwa masalah ini telah berlangsung lama dan kerap menimbulkan dampak buruk.
“Sudah lama, sudah diperbaiki tapi rusak lagi terus. Banyak kendaraan rodanya langsung patah. Harapannya ya diperbaiki supaya tidak ada kecelakaan lagi,” tuturnya, Senin (16/3/2026).
Menanggapi hal ini, Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Sekretaris Daerah, Budi Wiyana, menyatakan bahwa perbaikan sementara sedang dilakukan. Sambil menunggu anggaran untuk penanganan yang lebih menyeluruh, pihaknya juga mempertimbangkan rekayasa lalu lintas untuk mengatur arus kendaraan selama proses perbaikan berlangsung.
“Itu termasuk sarana dan prasarana infrastruktur jalan. Saat ini juga sudah dilakukan perbaikan-perbaikan. Mungkin dalam proses perbaikan nanti juga ada rekayasa lalu lintas, tetapi insyaallah tetap dalam koridor agar tidak terjadi kemacetan,” jelas Budi.
Imbauan untuk Para Pemudik
Dengan puncak arus mudik yang semakin dekat, kondisi Ring Road Tuban ini menjadi perhatian serius bagi keselamatan perjalanan. Bagi pengemudi, khususnya yang berasal dari luar daerah dan tidak familiar dengan medan jalan setempat, kewaspadaan ekstra mutlak diperlukan. Pengurangan kecepatan dan fokus penuh saat melintasi ruas yang rusak adalah langkah bijak untuk meminimalisir risiko kecelakaan dalam perjalanan mudik tahun ini.
Artikel Terkait
Psikolog Ingatkan Memaafkan di Idulfitri Harus Tulus, Bukan Sekadar Formalitas
Ustadz Maulana Ungkap Perjuangan Menjaga Kesalehan sebagai Duda Selama 7 Tahun
Iran Tantang Trump Kirim Kapal Perang ke Teluk Persia, Bantah Klaim AS Hancurkan Angkatan Lautnya
Bitcoin Berjuang Stabil di Atas USD 70.000 di Tengah Sentimen Ketakutan Pasar