PARADAPOS.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menghadirkan sejumlah program khusus untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Gubernur Pramono Anung mengumumkan akan digelarnya car free night di kawasan utama Ibu Kota serta pawai obor yang melibatkan ribuan peserta. Selain itu, layanan transportasi umum dan tiket masuk sejumlah destinasi wisata akan digratiskan selama dua hari, sebagai bagian dari upaya memberikan kemudahan dan suasana perayaan bagi warga yang merayakan di Jakarta.
Car Free Night dan Pawai Obor di Malam Takbiran
Untuk menciptakan atmosfer perayaan yang aman dan meriah, Pemerintah DKI Jakarta akan memberlakukan car free night di sepanjang Jalan M.H. Thamrin hingga Jalan Sudirman pada malam takbiran. Ruang publik yang biasanya ramai oleh kendaraan akan dialihfungsikan untuk kegiatan warga. Tak hanya itu, sebuah pawai obor dengan partisipasi sekitar 5.000 orang juga telah mendapatkan izin untuk digelar dalam momen yang sama.
Gubernur Pramono Anung menjelaskan kebijakan ini saat ditemui di Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (16/3/2026). "Dalam rangka menyambut Idul Fitri, nanti pada tanggal malam Idul Fitri, pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan untuk mengadakan, menyelenggarakan yang disebut dengan car free night," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan harapannya agar momen tersebut berkesan. "Di samping itu, kami juga mengizinkan nanti ada pawai obor kurang lebih 5.000, dan kita memberikan ruang seluas-luasnya. Mudah-mudahan Idul Fitri ini adalah Idul Fitri yang memberikan kesan yang mendalam bagi siapapun yang menyelenggarakan itu," imbuhnya.
Gratiskan Transportasi Umum Selama Dua Hari
Kebijakan lain yang diambil untuk meringankan beban sekaligus mengajak masyarakat menggunakan angkutan massal adalah pemberian layanan gratis. Selama dua hari di hari raya, seluruh moda transportasi yang dikelola Pemprov DKI Jakarta dapat dinikmati tanpa dipungut biaya.
Pramono Anung merinci cakupan kebijakan tersebut. "Saya sudah memutuskan untuk menyambut Idul Fitri ini dua hari, nanti semua transportasi yang dikelola oleh pemerintah DKI Jakarta gratis. Apakah itu MRT, apakah itu LRT, apakah itu Transjakarta maupun TransJabodebek maupun JakLingko atau Mikrotrans, gratis semuanya," jelasnya.
Destinasi Wisata Gratis dan Diskon Belanja
Bagi warga yang memilih untuk tidak mudik dan tetap tinggal di Ibu Kota, pemerintah juga menyiapkan hiburan dengan membebaskan tiket masuk ke beberapa tempat wisata populer. Destinasi seperti Ancol, Monumen Nasional (Monas), dan Taman Margasatwa Ragunan termasuk dalam program ini. Kebijakan ini secara khusus juga berlaku bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP).
Gubernur mengungkapkan filosofi di balik rangkaian program tersebut. "Bahkan, bagi ibu-ibu yang anaknya memegang kartu KJP, maka masuk Ancol, masuk Ragunan, masuk Monas, kami gratiskan. Kenapa itu, kenapa itu kami lakukan, saudara-saudara sekalian? Bahkan pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan tema mudik Idul Fitri kali ini adalah 'Mudik ke Jakarta'. Kenapa saya sampaikan mudik ke Jakarta? Agar yang bertahan tidak balik pulang kampung ini tetap bisa menikmati Idul Fitri dengan baik di Jakarta," ujarnya.
Tak berhenti di situ, kolaborasi dengan sektor swasta juga digalakkan. Pramono menyebut adanya insentif pajak bagi pusat perbelanjaan dan hotel, yang diharapkan berimbas pada diskon besar-besaran untuk masyarakat. "Bahkan semua pusat perbelanjaan dan perhotelan, pemerintah DKI Jakarta sudah membebaskan sebagian pajaknya. Nanti kita akan ada pesta diskon sampai dengan 70 persen, Bu. Ini kalau diskon ibu-ibu sorak-sorainya rame banget. Lebih rame lagi kalau kemudian dibagi voucer gitu Bu ya," pungkasnya.
Artikel Terkait
Roy Suryo Kaitkan Perubahan Sikap Rismon dengan Surat Perintah 11 Maret 2026
Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Meningkat, Lalu Lintas Keluar Jakarta Naik 74%
Arus Mudik Lebaran 2026 Melonjak 74% di Tol MBZ pada H-6
Polisi London Selidiki Seruan Kematian untuk IDF oleh Rapper dalam Aksi Al-Quds Day