Korban Tewas Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun Drastis 91 Persen

- Senin, 16 Maret 2026 | 19:25 WIB
Korban Tewas Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun Drastis 91 Persen

PARADAPOS.COM - Operasi mudik Lebaran 2026 mencatatkan perkembangan yang menggembirakan dari sisi keselamatan. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melaporkan penurunan drastis angka fatalitas kecelakaan hingga 91 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, di tengah arus perjalanan pulang kampung yang tetap tinggi. Hingga Senin (16/3/2026), korban jiwa tercatat hanya satu orang, jauh menurun dari 26 orang pada tahun sebelumnya.

Angka Fatalitas yang Menurun Drastis

Pencapaian penurunan angka korban jiwa ini menjadi sorotan utama dalam laporan Korlantas. Penurunan hingga 91 persen tersebut bukanlah angka yang kecil, terlebih jika melihat volume kendaraan yang memadati jalur-jalur utama. Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, mengonfirmasi capaian awal yang positif ini.

"Semoga ini awal daripada keberhasilan Operasi Ketupat," ujarnya dalam keterangan pers.

Lancar di Tengah Arus yang Padat

Keberhasilan menjaga keselamatan ini terjadi bersamaan dengan tingginya mobilitas pemudik. Data menunjukkan, sekitar 875 ribu kendaraan pribadi telah keluar dari Jakarta, yang merupakan bagian dari prediksi total 3,5 juta pemudik. Arus kendaraan yang mengalir deras menuju Trans Jawa, Bandung, dan Sumatra tersebut, menurut pantauan, masih berjalan relatif lancar dan terkendali.

Kelancaran ini didukung oleh pengawasan ketat dari petugas di lapangan. Tim Operasi Ketupat tidak hanya berjaga di pos-pos pengamanan, tetapi juga memanfaatkan teknologi untuk memantau situasi secara menyeluruh.

Peran Teknologi dan Rekayasa Lalu Lintas

Penggunaan CCTV, radar, dan drone yang dipantau secara real-time setiap tiga jam sekali menjadi mata dan telinga tambahan bagi petugas. Dengan data yang diperoleh, mereka dapat mengantisipasi kemacetan dan potensi gangguan lebih dini. Selain itu, sejumlah skema rekayasa lalu lintas seperti sistem contraflow dan one way telah disiagakan untuk mengurai kepadatan jika diperlukan.

Meski kondisi lalu lintas terpantau positif, pihak kepolisian terus mengingatkan hal yang paling mendasar. Imbauan kepada para pengemudi untuk mematuhi aturan dan mengenali batas kelelahan diri terus disuarakan. Istirahat yang cukup dinilai sebagai kunci sederhana namun vital untuk menjaga keselamatan selama perjalanan mudik yang melelahkan.

Dengan kombinasi antara pengawasan teknologi, strategi lapangan, dan kesadaran pengendara, Korlantas berharap tren penurunan angka kecelakaan ini dapat dipertahankan hingga periode arus balik nanti.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar