Arus Mudik Lebaran 2026 di Jatim Meningkat 40%, Lalu Lintas Tetap Lancar

- Senin, 16 Maret 2026 | 19:50 WIB
Arus Mudik Lebaran 2026 di Jatim Meningkat 40%, Lalu Lintas Tetap Lancar

PARADAPOS.COM - Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa di Jawa Timur. Tol fungsional Situbondo Barat, yang dibuka khusus untuk menampung gelombang pemudik, mencatat peningkatan lalu lintas yang signifikan hingga lebih dari 40 persen dalam tiga hari terakhir. Meski volume kendaraan melonjak, kepolisian setempat melaporkan kondisi lalu lintas tetap lancar dan terkendali.

Lonjakan Arus Kendaraan di Tol Fungsional

Data dari petugas di lapangan menunjukkan peningkatan yang nyata. Hingga Senin (16/3/2026), tercatat sekitar 14.600 kendaraan telah memasuki ruas tol fungsional ini. Lonjakan terjadi baik di pintu masuk maupun pintu keluar, menandakan tingginya animo masyarakat menggunakan jalur ini untuk perjalanan mudik.

Kanit PJR Jatim V, AKP Roni Faslah, mengonfirmasi perkembangan tersebut. "Selama tiga hari terakhir, terjadi peningkatan lalu lintas terutama pada hari hingga 40,3 persen di pintu masuk, sedangkan pintu keluar mencapai 38 persen," jelasnya di Surabaya.

Antisipasi dan Pengamanan yang Diperketat

Menyikapi lonjakan ini, jajaran kepolisian telah melakukan sejumlah langkah antisipatif jauh-jauh hari. Sosialisasi dan koordinasi intensif telah digelar sejak awal Maret, menyasar perusahaan travel dan angkutan bus. Di lapangan, pemasangan banner himbauan dan pengamanan tambahan dilakukan bekerja sama dengan pihak pengelola jalan tol.

AKP Roni Faslah memaparkan upaya yang dilakukan. "Kami melakukan berbagai upaya pencegahan, mulai dari pemasangan banner imbauan hingga koordinasi dengan pihak PUJT untuk menempatkan pengamanan tambahan. Hal ini agar pergerakan masyarakat dapat terpantau dengan baik," tuturnya.

Kondisi Lancar Menuju Puncak Arus

Hingga laporan ini dibuat, situasi di sepanjang tol fungsional Situbondo Barat dilaporkan kondusif. Tidak ada insiden berarti yang mengganggu kelancaran, hanya beberapa kendaraan yang mengalami masalah teknis ringan seperti radiator panas, yang langsung ditangani oleh petugas di lokasi.

Kewaspadaan justru semakin ditingkatkan menjelang puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026. Terutama di titik-titik yang memiliki pemandangan menarik, pengamanan diperketat dengan penambahan personel patroli mobile setiap jam untuk mencegah kendaraan berhenti sembarangan yang bisa memicu kemacetan atau kecelakaan.

Pesan untuk Para Pemudik

Di penghujung penjelasannya, AKP Roni Faslah kembali menyampaikan pesan keselamatan kepada seluruh pengguna jalan. Harapannya, perjalanan mudik tahun ini dapat berlangsung tanpa hambatan berarti.

"Tentu kami berharap seluruh pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman, lancar, dan nyaman," harap Roni. Ia juga mengingatkan, "Tetap berhati-hati dan taati rambu-rambu lalu lintas. Manfaatkan pos-pos polisi untuk beristirahat atau mendapatkan informasi, sehingga perjalanan bisa nyaman sampai tujuan. Mudik aman, keluarga bahagia."

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar