PARADAPOS.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menjadikan kegiatan malam bebas kendaraan bermotor ("car free night") pada malam takbiran sebagai agenda tahunan yang permanen. Kebijakan ini diambil setelah penyelenggaraan perdana di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin pada Idulfitri 1447 H dinilai sukses menciptakan suasana perayaan yang tertib dan meriah bagi warga.
Komitmen Pemerintah untuk Tradisi Baru
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa acara semacam ini akan dipertahankan dan dikembangkan menjadi sebuah tradisi kota. Menurutnya, langkah ini merupakan upaya konkret untuk mengelola ruang publik sekaligus memberikan pengalaman beribadah dan beraktivitas yang lebih aman serta nyaman bagi masyarakat di hari raya.
"Tentunya, acara-acara seperti ini akan menjadi acara yang kita jadikan tradisi," ucapnya.
Politisi PDI Perjuangan itu menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan di tahun-tahun mendatang. Ia menilai gelaran perdana telah memberikan fondasi yang baik.
"Sehingga tahun depan kami selenggarakan dengan lebih rapi dan lebih baik," tambah Pramono.
Antusiasme Warga di Tengah Hujan
Yang patut diapresiasi adalah sambutan hangat dari warga Jakarta. Meski sempat diguyur hujan pada Jumat malam, 20 Maret 2026, antusiasme masyarakat untuk memadati kawasan Sudirman-Thamrin ternyata tidak surut. Suasana tersebut menggambarkan tingginya minat masyarakat terhadap ruang publik yang bebas kendaraan, khususnya di momen-momen spesial.
Pramono Anung pun menyampaikan apresiasinya. "Jadi, kami mengucapkan terima kasih atas "car free night" yang berjalan dengan baik. Walaupun awalnya sempat hujan, tetapi alhamdulillah sambutan warga Jakarta luar biasa. Hal itu terlihat dari animo yang sangat tinggi. Dan yang paling penting adalah semuanya berjalan aman dan nyaman," jelasnya.
Ragam Aktivitas Meramaikan Malam Takbiran
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 20.00 hingga 22.00 WIB itu tidak sekadar menutup jalan dari kendaraan bermotor. Pemerintah juga menyelenggarakan berbagai rangkaian acara untuk menghidupkan atmosfer malam takbiran. Warga yang hadir dapat menikmati pawai obor dan Festival Bedug, yang turut menambah kekhusyukan dan kegembiraan menyambut Hari Raya Idulfitri.
Dengan keberhasilan ini, "car free night" malam takbiran tidak hanya sekadar program uji coba, tetapi telah bertransformasi menjadi sebuah kebijakan publik yang diharapkan dapat terus menyediakan ruang berekspresi dan berinteraksi sosial yang positif bagi warga Ibu Kota setiap tahunnya.
Artikel Terkait
Juru Bicara IRGC Gugur dalam Serangan Udara Diduga Israel
Salat Idul Fitri di Maninjau Dipusatkan di Masjid Akibat Dampak Banjir Bandang
Mendes PDTT Dorong Kopdes Merah Putih dan BUMDes Riil di Bengkulu Selatan
Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Target Rudal Iran di Teluk