Kepala Bappisus Evaluasi Program Prioritas Usai Makan Siang dengan Presiden Prabowo

- Selasa, 05 Mei 2026 | 10:25 WIB
Kepala Bappisus Evaluasi Program Prioritas Usai Makan Siang dengan Presiden Prabowo
PARADAPOS.COM - Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto mengungkapkan bahwa dirinya baru saja mengikuti pertemuan makan siang bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (5/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, fokus utama pembahasan adalah evaluasi terhadap program-program prioritas yang telah berjalan. Aris juga menyoroti data pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61% secara year-on-year, yang dinilainya sebagai bukti efektivitas kebijakan pemerintah saat ini.

Evaluasi Program Prioritas di Tengah Makan Siang

Suasana santai namun serius mewarnai pertemuan antara Kepala Bappisus dan Presiden. Bukan sekadar agenda rutin, momen makan siang itu dimanfaatkan untuk membahas secara mendalam progres berbagai program unggulan. “Ya, kita tadi makan bersama, ya makan siang bersama dengan Bapak Presiden. Ya mengevaluasi lah segala apa yang sudah berjalan program-program saat ini seperti itu,” jelas Aris kepada wartawan di lokasi, Selasa sore. Ia menambahkan bahwa diskusi berlangsung cukup intens. Dari evaluasi tersebut, Aris menilai bahwa seluruh program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo menunjukkan hasil yang positif dan berjalan sesuai harapan.

Data Pertumbuhan Ekonomi Jadi Bukti Keberhasilan

Salah satu poin krusial yang mengemuka dalam pertemuan itu adalah capaian ekonomi nasional. Aris menekankan bahwa angka pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61% yang baru saja diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi indikator nyata. “Dan Alhamdulillah ya, sampai dengan saat ini juga sudah di-announce ya oleh Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi kita year-on-year 5,61%. Ya artinya seluruh program Bapak Presiden ya sampai dengan saat ini berjalan dengan baik dan lancar, Alhamdulillah,” ungkapnya. Pernyataan ini sekaligus menjadi respons terhadap berbagai pihak yang kerap mempertanyakan efektivitas kebijakan pemerintah di tengah tekanan global.

Pesan untuk Elite Bangsa: Kritik yang Membangun

Dalam kesempatan yang sama, Aris menyampaikan pesan khusus kepada para elite nasional, termasuk akademisi dan pengamat. Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo selalu membuka ruang dialog dan demokrasi. “Dan saya mengharap ya kepada seluruh elit bangsa saat ini ya apalagi para akademisi ya, itu para pengamat ya, Bapak Presiden selalu membuka ruang untuk berkomunikasi, ya berdemokrasi, berdiskusi ya,” tuturnya. Namun, ia mengingatkan agar kritik disampaikan dengan cara yang benar dan tetap dalam koridor yang konstruktif. Ia meminta publik untuk bisa membedakan antara kritik, penghinaan, dan provokasi. “Silakan menyampaikan kritik-kritik dengan cara-cara yang baik ya. Ada kritik, ada penghinaan, ada provokasi. Nah, kita harus tahu masuk di sektor mana ya,” lanjutnya.

Membangun di Tengah Ketidakpastian Global

Aris juga menyoroti konteks geopolitik yang sedang berlangsung. Menurutnya, pemerintah saat ini tengah fokus membangun di tengah situasi perang dunia yang tidak menentu. Ia meminta agar seluruh elemen bangsa tidak mengganggu konsentrasi pembangunan dengan hal-hal yang dianggap sepele. “Bangsa kita sedang sibuk membangun dengan situasi perang dunia saat ini. Alhamdulillah ya semuanya ekonomi dalam keadaan baik ya. Jangan direcoki dengan hal-hal yang remeh temeh, yang sepele ya. Gitu, marilah kita sama-sama kompak lah apalagi elite-nya ya,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan perlunya solidaritas nasional, terutama dari kalangan elite, agar pembangunan tidak terhambat oleh perdebatan yang tidak produktif.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar