Malaysia Tegaskan SEA Games 2027 Tak Akan Bangun Fasilitas Baru

- Senin, 23 Maret 2026 | 11:25 WIB
Malaysia Tegaskan SEA Games 2027 Tak Akan Bangun Fasilitas Baru

PARADAPOS.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Mohammed Taufiq Johari, menegaskan bahwa tantangan ekonomi global dan konflik geopolitik tidak akan mengganggu persiapan negaranya sebagai tuan rumah SEA Games 2027. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara khusus di Kuala Lumpur, Senin, di tengah upaya pemerintah mengoptimalkan anggaran tanpa mengorbankan kualitas ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Strategi Penghematan dengan Memanfaatkan Fasilitas Eksisting

Menghadapi situasi ekonomi yang bergejolak, pemerintah Malaysia memilih pendekatan yang lebih efisien. Alih-alih membangun infrastruktur baru yang memakan biaya besar, fokus utama adalah pada pemanfaatan dan modernisasi fasilitas olahraga yang sudah ada. Keempat klaster utama penyelenggara—Sarawak, Penang, Johor, dan Kuala Lumpur—dinilai telah memiliki sarana yang memadai.

Johari menekankan komitmen ini dengan bahasa yang gamblang. "Kami tidak akan menghabiskan uang untuk membangun fasilitas baru. Hampir semua tempat penyelenggaraan sudah memiliki fasilitas lengkap dan siap untuk menjadi tuan rumah SEA Games 2027," tegasnya.

Peta Penyelenggaraan dan Pembagian Cabang Olahraga

Pembagian lokasi dan cabang olahraga telah dirancang dengan mempertimbangkan kekuatan infrastruktur di setiap wilayah. Sarawak, yang akan menjadi tuan rumah upacara pembukaan, mendapat porsi terbesar dengan 17 cabang, mulai dari akuatik, atletik, hingga e-sports dan bela diri tradisional seperti wushu.

Sementara itu, Penang akan menggelar enam cabang, termasuk sepak takraw dan tenis meja. Klaster Johor secara khusus hanya menyelenggarakan pertandingan sepak bola. Ibu kota, Kuala Lumpur, ditetapkan sebagai lokasi upacara penutupan dan venue untuk 14 cabang, seperti bulu tangkis, bersepeda, serta olahraga air di Langkawi.

Keyakinan pada Kelancaran dan Dukungan Regional

Di balik strategi penghematan, Johari menyimpan keyakinan penuh pada Komite Penyelenggara (MASOC). Dia meyakini panitia lokal mampu mengelola event dengan standar tertinggi.

"Saya yakin bahwa panitia bekerja dengan tekun, efisien, dan terorganisir untuk memastikan bahwa SEA Games kali ini akan berjalan lancar dan menjadi salah satu yang terbaik dibandingkan edisi-edisi sebelumnya," ujar Johari.

Dukungan juga datang dari negara serumpun, Indonesia. Raja Sapta Oktohari, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC), mengungkapkan adanya kesepahaman dengan pihak Malaysia untuk lebih mengutamakan nomor-nomor Olimpiade dalam penyelenggaraan.

"Semangat (NOC Indonesia dan NOC Malaysia) sejauh ini sudah sama, bagaimana memaksimalkan fungsi SEA Games supaya lebih banyak nomor Olimpiade," ungkap Oktohari. Menurutnya, gagasan ini disambut positif sebagai upaya bersama menjadikan SEA Games batu loncatan menuju kompetisi tingkat Asia dan dunia.

SEA Games ke-34 dijadwalkan berlangsung dari 18 hingga 29 September 2027, menandai kembalinya Malaysia sebagai tuan rumah setelah beberapa edisi terakhir.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar