Kemenhub Imbau Pemudik Manfaatkan WFA untuk Antisipasi Puncak Arus Balik 2026

- Senin, 23 Maret 2026 | 12:25 WIB
Kemenhub Imbau Pemudik Manfaatkan WFA untuk Antisipasi Puncak Arus Balik 2026

PARADAPOS.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengimbau para pemudik untuk memanfaatkan kebijakan kerja dari mana saja (Work From Anywhere/WFA) guna mengurai kepadatan lalu lintas pada puncak arus balik Lebaran 2026. Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, dengan proyeksi 285 ribu kendaraan kembali ke wilayah Jabodetabek melalui jalur tol. Imbauan ini dikeluarkan menyusul tingginya volume kendaraan selama arus mudik dan bertujuan mencegah penumpukan kendaraan secara masif di jalan.

Strategi Mengurai Kemacetan Puncak Arus Balik

Dalam upaya meredam kemacetan parah, Ditjen Perhubungan Darat secara khusus meminta para pekerja, terutama di sektor pemerintahan dan BUMN, untuk merencanakan kepulangan di luar tanggal puncak. Fleksibilitas waktu kerja dari rumah diharapkan dapat mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata dalam beberapa hari.

“Kami imbau masyarakat untuk bisa memanfaatkan waktu WFA yang diberikan agar bisa kembali pada tanggal 25, 26, atau 27 Maret,” jelas Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, dalam keterangan resmi, Senin (23/3/2026).

Dia juga berharap dunia usaha swasta dapat memberikan kelonggaran serupa kepada karyawannya. Langkah kolaboratif antara pemerintah, BUMN, dan swasta ini dinilai krusial untuk menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan jutaan orang.

Larangan Beristirahat di Bahu Jalan

Selain imbauan penjadwalan, Kemenhub juga mengingatkan pentingnya disiplin dalam berkendara selama perjalanan panjang. Aan secara tegas melarang pemudik untuk beristirahat di bahu jalan karena tindakan tersebut sangat berisiko.

“Hal ini perlu menjadi perhatian bersama mengingat tingginya lonjakan kendaraan yang terjadi pada puncak arus mudik kemarin,” ungkapnya, menekankan bahwa berhenti di bahu jalan berpotensi memicu kecelakaan dan memperparah kemacetan.

Sebagai gantinya, para pengemudi diharapkan memanfaatkan fasilitas rest area yang tersedia secara optimal dan bergantian.

“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan rest area sebaik-baiknya. Maksimalkan waktu 30 menit supaya bisa bergantian dengan yang lainnya atau maksimalkan tempat istirahat yang juga berada di luar jalur tol,” tegas Aan.

Data Perjalanan Hingga Pertengahan Pekan

Berdasarkan pantauan di lapangan, arus balik telah mulai terlihat signifikan. Data dari Jasa Marga hingga Minggu (22/3/2026) pukul 14.00 WIB mencatat, sekitar 39,9 persen dari total proyeksi 3,4 juta kendaraan pemudik telah melintas masuk ke Jakarta. Pemantauan ini dilakukan melalui empat gerbang tol utama, yaitu Cikupa, Ciawi, Cikatama, dan Kalihurip Utama.

Angka tersebut menunjukkan bahwa separuh lebih perjalanan masih akan berlangsung pada hari-hari berikutnya, sehingga koordinasi dan kepatuhan terhadap imbauan menjadi kunci untuk menghindari kemacetan berjam-jam di gerbang tol dan ruas jalan utama menuju ibu kota.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar