PARADAPOS.COM - Objek wisata Air Terjun Batu Ampar di Singkep, Kabupaten Lingga, mengalami puncak kunjungan pada hari ketiga Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, Senin (23/3/2026). Kawasan yang menawarkan tiga kolam pemandian alami ini ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun dari berbagai daerah di Kepulauan Riau dan Sumatra, menandai tren kunjungan yang mulai meningkat sejak hari kedua perayaan.
Suasana Ramai Sejak Pagi Hari
Pantauan di lapangan menunjukkan suasana yang cukup ramai sejak pagi. Pengunjung memadati area, dengan sebagian menikmati keasrian alam sekitar dan sebagian lain berenang atau bermain air di kolam bersama keluarga. Kehadiran mereka menciptakan atmosfer liburan yang hidup di tengah rimbunnya hutan.
Fasilitas Kolam dan Pemanfaatannya
Air Terjun Batu Ampar menawarkan tiga kolam dengan fungsi berbeda. Kolam pertama menerima pancuran langsung dari air terjun, menciptakan sensasi alam yang kuat. Kolam kedua, dengan kedalaman yang lebih dangkal, dikhususkan untuk anak-anak. Sementara kolam ketiga diperuntukkan bagi pengunjung dewasa. Selain untuk rekreasi keluarga, lokasi dengan air yang jernih ini juga sering dijadikan tempat latihan bagi para atlet renang yang akan bertanding.
Penjaga kawasan wisata, Edi Junaidi, mengonfirmasi lonjakan pengunjung. "Pengunjung mulai ramai sejak Lebaran kedua, dengan jumlah kunjungan mencapai lebih dari 500 orang," jelasnya saat ditemui pada Senin, 23 Maret 2026.
Kritik dan Harapan Pengunjung
Di balik antusiasme pengunjung, terdapat catatan mengenai perawatan fasilitas. Nurbaya, seorang wisatawan asal Tanjungpinang yang rutin berkunjung saat pulang kampung, menyampaikan kekecewaannya. "Saya sering ke sini kalau pulang kampung, tapi sangat disayangkan banyak gazebo yang kurang terawat," ungkapnya.
Upaya Menjaga Kenyamanan
Menyikapi tingginya kunjungan, petugas setempat secara rutin melakukan upaya pemeliharaan. Fokus utama adalah menjaga kebersihan dan keamanan kolam pemandian, yang dikuras setidaknya sekali seminggu. Daun-daun kering yang bertebaran juga dibersihkan secara berkala. Selain itu, petugas berjaga di sekitar area kolam untuk mengawasi aktivitas pengunjung, terutama anak-anak, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Dengan gelombang wisatawan yang diprediksi masih berlanjut selama musim liburan, perhatian terhadap perawatan fasilitas menjadi kunci utama. Peningkatan kualitas pemeliharaan gazebo dan sarana pendukung lainnya dinilai penting untuk mempertahankan daya tarik dan kenyamanan destinasi wisata alam yang populer ini di masa mendatang.
Artikel Terkait
FGA dan Erwin Karouw Bagikan Bantuan Ramadan ke Panti Asuhan di Jakarta
Terminal Malalayang Catat Lonjakan Penumpang Mudik Lebaran 55 Persen
Polisi Kapus Diusulkan Raih Hoegeng Awards 2026 Atas Dedikasi Tangani Kasus Perempuan dan Anak
Timberwolves Taklukkan Celtics di Kandang Lawan Tanpa Anthony Edwards